Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Akuntansi>Mengelola kartu persediaan bahan baku

Mengelola kartu persediaan bahan baku

oleh: ike_putri     Pengarang : Drs. toto sucipto
ª
 
A. Pengertian Bahan Baku
Bahan baku adalah bahan yang identitasnya dapat dilacak pada barang jadi.
B. Penentuan Harga Pokok Bahan Baku yang dibeli
Semua biaya yang terjadi untuk memperoleh bahan baku dalam keadaan siap pakai, merupakan unsur harga pokok bahan baku yang dibeli. Harga pokok bahan baku terdiri dari harga beli yang tercantum dalam faktur pembelian ditambah biaya-biaya pembelian. Salah satu biaya yang terjadi dalam pembelian adalah biaya angkut.
Apabila biaya angkut diberlakukan sebagai tambahan harga pokok bahan baku, maka alokasi biaya angkut kepada masing-masing jenis bahan baku yang dibeli didasarkan kepada:
a. Perbandingan kuantitas tiap jenis bahan baku (BB) yang dibeli
Rumus : (jumlah tiap jenis BB yang dibeli x biaya ankut)/(Jumlah seluruh BB yang dibeli)
b. Perbandingan harga faktur tiap jenis bahan baku (BB) yang dibeli
Rumus : (Jumlah harga tiap jenis BB yang dibeli x biaya angkut)/(Jumlah harga seluruh BB yang dibeli)
Contoh :
PT. Amanda membeli 3 macam bahan baku yang digunakan untuk proses produksi. Biaya angkut yang dikeluarkan adalah Rp 1.500.000,00. Adapun bahan baku yang dibeli adalah sebagai berikut:
Bahan Baku A: 1500 kg @ Rp 6.000,00 = Rp 9.000.000,00
Bahan Baku B: 750 kg @ Rp 4.500,00 = Rp 3.375.000,00
Bahan Baku C: 600 kg @ Rp 7.500,00 = Rp 4.500.000,00
2850 kg = Rp 16.875.000,00
Diminta: Hitunglah alokasi biaya angkut kepada masing-masin bahan baku dengan perbandingan kuantitas dan harga faktur!
Jawab:
Perbandingan kuantitas
Alokasi BB A: 1.500/2.850 x Rp 1.500.000,00=Rp 789.474,00
Alokasi BB B: 750/2.850 x Rp 1.500.000,00=Rp 394.737,00
Alokasi BB C: 600/2.850 x Rp 1.500.000,00=Rp 315.789,00
Perbandingan harga faktur
Alokasi BB A: 9.000.000,00/16.875.000,00 x Rp 1.500.000,00=Rp 800.000,00
Alokasi BB B: 3.375.000,00/16.875.000,00 x Rp 1.500.000,00=Rp 300.000,00
Alokasi BB C: 4.500.000,00/16.875.000,00 x Rp 1.500.000,00=Rp 400.000,00

C. Penentuan Harga Pokok Bahan Baku yang Dipakai
Bila harga bahan standar, maka harga pokok bahan yang digunakan dengan mengalikan jumlah unit dengan harganya. Tetapi bila harga berubah-ubah,maka harga pokok bahan yang dipakai harus menggunakan salah satu metode penilaian bahan.
Metode yang dapat dipilih adalah:
Metode Identifikasi Khusus
Metode ini mencatat setiap bahan dan harga belinya sendiri-sendiri sehingga bila ada bahan yang dipakai dapat diidentifikasi harga belinya. Perusahaan yang memakai harga pokok pesanan seringkali memakai metode identifikasi khusus untuk bahan baku yang tidak disediakan di gudang.
Metode Masuk Pertama Keluar Pertama
Metode Masuk Terakhir Keluar Pertama
Metode Rata-Rata Bergerak/Tertimbang

D. Perhitungan dan Pencatatan Biaya Bahan Baku
Ada 2 sistem pencatatan persediaan bahan baku yang digunakan yaitu system fisik dan system perpetual
System fisik
Pembelian bahan baku (fisik)
Pembelian Rp xxx
Utang dagang/kas Rp xx
Pembelian bahan baku (perpetual)
Persedian BB Rp xxx
Kas/utang Rp xxx
Pemakaian bahan baku (fisik)
Tidak dicatat
Pemakaian Bahan Baku (perpetual)
BDP-BBB Rp xxx
Persedian BB Rp xxx
Terjadi retur pembelian (fisik)
Kas/Utang Rp xxx
Retur pembelian Rp xxx
Terjadi retur pembelian (perpetual)
Kas/utang Rp xxx
Persediaan BB Rp xxx

TUGAS ANDA:
1. Jelaskan bagian-bagian yang terkait dalam pembelian bahan baku
2. PT. Amanda membeli 3 macam bahan baku yang digunakan untuk proses produksi. Biaya angkut yang dikeluarkan adalah Rp 1.000.000,00. Adapun bahan baku yang dibeli adalah sebagai berikut:
Bahan Baku A: 2500 kg @ Rp 600,00
Bahan Baku B: 6000 kg @ Rp 450,00
Bahan Baku C: 1500 kg @ Rp 1.000,00
10.000 kg
Diminta: Hitunglah alokasi biaya angkut kepada masing-masin bahan baku dengan perbandingan kuantitas dan harga faktur!
3. PT. BAROKAH memproduksi lebih dari satu barang. Berikut data tentang bahan baku selama bulan Juli 2009:
1 Persediaan terdiri atas Bahan Baku A, 40 unit @Rp 75.000,00 dan Bahan Baku B, 75 unit @Rp 50.000,00
4 Pembelian dari PT. ANUGRAH faktur no 114
Bahan Baku A, 50 unit @Rp 65.000,00
Bahan Baku B, 60 unit @Rp 55.000,00
8 Pemakaian Bahan Baku A, 30 unit dan Bahan Baku B, 60 unit
15 Pembelian faktur no 115 dari PT. RINEKA
Bahan Baku A, 20 unit @Rp 45.000,00
Bahan Baku B, 25 unit @Rp 30.000,00
16 Retur faktur no 115, 5 unit Bahan Baku A mengalami cacat
20 Pemakaian Bahan Baku A, 50 unit dan Bahan Baku B, 75 unit
Dari data diatas diminta:
a. Buatlah kartu persediaan bahan baku dengan menggunakan FIFO
b. Buatlah jurnalnya

Diterbitkan di: 01 Agustus, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa dampak yang terjadi bila terjadi penyimpangan terhadap pemakaian bahan baku melebihi standar yang telah ditetapkan perusahaan? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    bagaimana caranya agar kita mengetahui jurnal setiap metode apabila menggabungkan biaya transportasi dalam jurnal tersebut Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    sebutkan metode dalam kartu persediaan? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    metode fifo ,lifo ,rata rata 07 Desember 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    jnohnuhhhubhbjkhnnhbnjnjnygbfvdvbjh ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    ???? 07 April 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    METODE PERSEDIAAN YANG PALING BANYAK DI GUNAKAN ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    rata-rata sama fifo 07 April 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa yg dimaksud dengan kartu persediaan ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    kartu persediaan merupakan sebuah catatan yang biasanya berupa kartu yang berisi informasi mengenai persediaan yang dimiliki perusahaan, baik dari jumlah persediaan yang tersisa, persediaan yang telah di gunakan dan informasi mengenai persediaan yang telah di beli oleh perusahaan. jika ingin mengetahui secar terperinci tentang informasi mengenai perusahaan dapat di lihat di kartu persediaan. 14 Maret 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengapa pemakaian bahan baku secara fisik tidak ada jurnal ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    menurut PSAK tidak dijurnal 07 April 2012
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mengelola kartu biaya produksi ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    maksudnya? 07 April 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. ombi

    persediaan bahan baku

    kalo bisa sekalian sama jenis jenis bahan bakunya di tampilin juga

    0 Nilai 21 Maret 2012
X

.