Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Perbedaan Pasar Oligopoli dan Pasar Monopoli

Perbedaan Pasar Oligopoli dan Pasar Monopoli

oleh: KlarisTilly    
ª
 
Perbedaan antara pasar oligopoli dan pasar monopoli dapat dijelaskan melalui 5 kategori, yaitu:

1. Pengertian:

- Pasar Oligopoli adalah bentuk persaingan pasar yang didominasi oleh beberapa produsen atau penjual dalam satu wilayah area.

- Pasar Monopoli adalah bentuk interaksi antara permintaan dan penawaran yang ditandai oleh adanya satu penjual/produsen dipasar berhadapan dengan permintaan seluruh pembeli atau konsumen.

2. Contoh Pasar:

- Pasar Oligopoli : industri semen di Indonesia, industri mobil di Amerika Serikat

- Pasar Monopoli : PT PLN, PDAM, PT Telkom, PT Carrefour Indonesia

3. Ciri-ciri pasar:

- Pasar Oligopoli :

Ciri tunggal terpenting dalam pasar oligopoli adalah perusahaan dalam pasar oligopoli mempunyai keputusan yang saling mempengaruhi atau saling ketergantungan satu sama lainnya, baik dari segi jumlah output yang akan diproduksi maupun tingkat harga yang akan dipasarkan. Implikasi dari hal ini adalah:

a) Hanya terdapat beberapa atau sangat sedikit perusahaan yang menguasai pasar (4 atau 8 besar perusahaan raksasa menguasai 70%-80% nilai seluruh produksi atau penjualan produknya)

b) Harga jual relatif sama, namun perubahan harga akan diikuti perusahaan lain. Kekuasaan menentukan harga, terkadang kuat (tangguh), ada kalanya sangat lemah

c) Terdapat halangan kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk kedalam pasar karena hak paten dan modal yang diperlukan sangat besar, dengan satu diantara para oligopolis merupakan market leader yaitu penjual yang mempunyai pangsa pasar terbesar

d) Jenis barang yang dijual bisa homogenous (sejenis), bisa juga diferensiasi(berbeda)

e) Promosi relatif diperlukan.

- Pasar Monopoli :

a) hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran

b) tidak ada barang subtitusi/pengganti yang mirip (close substitute)

c) produsen memiliki kekuatan menetukan harga

d) tidak ada pengusaha lain yang memasuki pasar karena ada hambatan berupa: (1)Suatu sumber daya inti hanya dimiliki oleh satu perusahaan, (2)Pemerintah memberikan hak eksklusif kepada satu perusahaan untuk membuat barang atau jasa tertentu, (3)Biaya produksi barang tersebut untuk satu produsen lebih efisien daripada untuk banyak produsen, dan (4)Outputnya memiliki ciri khas dan kualitas yang juga tidak mudah dicontoh.

4. Kerugian yang ditimbulkan:

- Pasar Oligopoli :

a) Keuntungan yang terlalu besar bagi produsen dalam jangka panjang

b) Timbul inefisiensi produksi

c) Eksploitasi terhadap konsumen dan karyawan perusahaan

d) Harga tinggi yang relatif stabil (sulit turun) menunjang inflasi yang kronis

- Pasar Monopoli :

a) Ketidakadilan, karena monopolis menentukan harga tanpa memperhatikan kepentingan umum demi memperoleh keuntungan diatas normal.

b) Volume produksi ditentukan oleh monopolis

c) Terjadi eksploitasi terhadap konsumen dan pemilik faktor-faktor produksi

5. Kebijakan yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi dampak buruk:

- Pasar Oligopoli :

a) Pemerintah mempermudah masuknya perusahaan baru untuk masuk kepasar untuk menciptakan persaingan

b) Diberlakukannya undang-undang anti kerja sama antar produsen

c) Dibentuk undang-undang anti penggabungan perusahaan

- Pasar Monopoli :

a) Mencegah munculnya monopoli dengan undang-undang

b) Mendirikan perusahaan tandingan yang mampu menyaingi monopolis

c) Membuka impor untuk barang yang diproduksi oleh monopolis

d) Campur tangan pemerintah dalam menentukan harga.

Diterbitkan di: 15 Desember, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.