Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Pengertian dan Komponen Harga Pokok Produksi

Pengertian dan Komponen Harga Pokok Produksi

oleh: jono12    
ª
 
1.1 Pengertian dan Komponen Harga Pokok Produksi

1.4.1. Pengertian Harga Pokok Produksi

Pada perusahaan industry yang kegiatan pokoknya adalah mengolah bahan produksi perlu dilakukan dengan cermat dan teliti. Manajemen di tuntut untuk memperhatikan biaya-biaya yang terkait dengan produk, karena jika terjadi kesalahan atau kekeliruan dalam perhitungan harga pokok produksi akan mendatangkan kerugian bagi perusahaan. Berikut ini akan dikemukakan beberapa pengertian harga pokok produksi menurut Supriyanto ( 1992 : 56 ) bahwa

“ Aliran pokok produk menunjukkan aliran biaya produksi dalam rangka kegiatan pengelolaan bahan baku menjadi produk selesai yang selanjutya di jual, oleh karena itu aliran harga pokok produk akan mempengaruhi atau tergantung aliran kegiatan perusahaan dalam mengolah bahan bakumenjadi produk selesai dan selainya menjual ya “

Hal ini senada dengan pengertian harga pokok produksi yang di kemukakan oleh Hadibroto (2002 : 20 ) dalam bukunya Masalah Akuntansi sebagai berikut :

“Pengertian harga pokok produksi meliputi biaya-biaya yang di korbankan untuk memproses bahan-bahan barang setengah jadi sampe dengan untuk di jual”.

Dari definisi tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa harga pokok produksi di tentukan oleh aliran kegiatan perusahaan mulai dari biaya-biaya yang dikorbankan untuk mengolah bahan baku sampai siap untuk dijual.

1.4.2. Komponen Harga Pokok Produksi

Suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang memerlukan tiga unsure biaya untuk memperlancar proses kegiatan pengolahan bahan baku menjadi barang jadi . Ketiga unsure biaya tersebut memerlukan komponen biaya yang membentuk harga produksi dari perusahaan yang bersangkutan yaitu :

1. Biaya bahan baku

Bahan baku adalah bahan yang akan di olah menjadi bagian dari produksi selesai akan dipakaiya dapat di definisikan atau diikiti jejaknya dan merupakan bagian integral pada produk tertentu. Sedangkan biaya bahan baku adalah harga perolehan dari bahan baku yang dipake dalam mengelola produksi.

2. Biaya tenaga kerja

Biaya tenaga kerja langsung adalah balas jasa yang diberikan pada karyawan pabrik yang memanfaatkan dapat didefinisikan atau di ikuti jejaknya pada produk tertentu yang dihasilkan perusahaan. Degan demikian yang dapat dikelompokan dalam biaya tenaga kerja langsung adalah biaya-biaya yang jasa-jas tenaga kerja yang secara langsung mengerjakan proses produksi, baik dengan menggunakan tagan maupun dengan mesin atau teknologi lainnya

3. Biaya overhead pabrik

Biaya overhead pabrik adalah semua biaya produksi selain biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung yang elemennya dapat digolongkan kedalam :

1. Biaya bahan penolong

2. Biaya tenaga kerja tidak langsung

3. Penyusustan dan amortisasi aktiva tetap pabrik

4. Reparasi dan pemeliharaan aktiva tetap pabrik

5. Biaya listrik da air pabrik

6. Biaya asuransi pabrik

7. Biaya overhead pabrik

Diterbitkan di: 31 Maret, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.