Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Modalitas dan gaya belajar pada anak

Modalitas dan gaya belajar pada anak

oleh: MasudiSPdi     Pengarang : Jali Hendrowo
ª
 
Modalitas belajar adalah kondisi atau cara belajar seseorang, dimana dengan memenuhi syarat tertentu, seseorang dapat menyerap semua informasi yang ia terima dengan lebih maksimal.

Terdapat 3 tipe modalitas belajar, yaitu :

1. Kinestetik, adalah modalitas belajar yang terkait dengan aktivitas dengan benda dan orang. Kinestetik juga erat kaitannya dengan gerak dan perasaan.

2. Visual, adalah modalitas belajar yang terkait dengan sarana visual, serta aktivitas melihat dan mengamati secara fisik, warna dan bentuk.

3. Auditorial, adalah modalitas belajar yang terkait dengan suara, aktivitas mendengarkan, dan memproduksi suara.

Barbara Prashnig, dikutip oleh Amir Faisal dalam Menyiapkan Anak Jadi Juara (2008), menyebutkan bahwa terdapat kecenderungan perkembangan modalitas belajar anak sesuai dengan usia masing-masing, yaitu :

0-8 tahun : kinestetik

8-11 tahun : visual

11 tahun ke atas : visual, kinestetik dan auditorial

Pada usia balita hingga 8 tahun, bayi mendapat pengetahuan melalui hubungan langsung dengan benda dan orang. Ia tertarik untuk menyentuh dan memainkan benda-benda, melemparkannya, dan memberi perlakuan yang berhubungan dengan gerak dan fisik.

Setelah melewati usia 8 tahun, perkembangan aspek visual mulai muncul. Dalam uisa ini, seorang anak sudah mulai mampu menyerap informasi melalui gambar, bentuk, warna dan segala yang bisa di indra oleh mata.

Melewati usia 11 tahun, seorang anak sudah mulai mampu menggunakan modalitas auditorial dengan baik. Ia mulai dapat mendengarkan dan mengerti maksud pembicaraan. Ia juga mulai mempelajari dan mempraktikkan tata bahasa yang benar, serta mengembangkan nada bicarepera sti pada orang tua.

Diterbitkan di: 02 Februari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.