Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Keuangan>Tips, BERINVESTASI DI BIDANG PROPERTY

Tips, BERINVESTASI DI BIDANG PROPERTY

oleh: Napalis     Pengarang : Suwito Santoso
ª
 
@ Berinvestasi di bidang properti bisa mendatangkan keuntungan yang besar. Membeli rumah, ruko, atau apartemen dapat dikontrakkan dan mendapat capital gain yang besar. Kemudian, setelah beberapa tahun harga jualnya pun meningkat secara berlipat-ganda. Berikut tips untuk sukses berinvestasi di bidang properti:
Investasi pada rumah; membeli rumah perlu mempetimbangkan hal-hal berikut:
(1) Perhatikan masterplan kawasan rumah yang akan di beli. Rencana pembangunan pusat bisnis, perbelanjaan atau sekolah akan mempercepat naiknya harga tanah dan rumah di kwasan tersebut. (2) Perhatikan berapa luas lahan yang telah dikuasai pengembangnya. Jika luasnya hanya 50 ha, akan sulit bagi pengembang untuk membangun pusat bisnis atau perbelanjaan. Sebaliknya, lahan yang terlalu luas tidak menguntungkan untuk berinvestasi. Sebab, setelah beberapa tahun, pemilik rumah akan bersaing dengan pengembang.Ketika rumah akan dijual, ia bersaing dengan rumah yang berlokasi lebih baik dengan desain yang tentunya lebih bagus lagi. (3) Perhatikan lebar jalan masuk utama dan lebar jalan lingkungannya. Jalanan yang lebar akan mempengaruhi harga jual pada waktu yang akan datang. (4) Adanya rencana pembukaan jalan akses baru, misalnya jalan tol atau jalan baru yang melintasi kawasan, akan mempengaruhi harga jual pada waktu rencana itu direalisasikan. (5) Perhatikan citra pengembangnya. Pengembang yang baik mempunyai komitmen jangka panjang untuk memelihara fasilitas kawasan yang dibangunnya. Hal ini mempengaruhi harga jual pada waktu mendatang. (6) Banyaknya orang asing yang menghuni di kompleks perumahan akan menaikkan harga jual rumah. Semakin tinggi posisi orang asing itu, semakin tinggi biaya sewa rumah yang diberikan oleh perusahaannya. (7) Semakin ramai penghuni kawasan perumahan, semakain cepat harga jual rumah meningkat. (8) Luas rumah untuk investasi hendaknya sesuai dengan luas rumah di sekitarnya. Jangan berinvestasi jika luas rumah jauh melampaui luas rumah di sekelilingnya. (9) jangan berinvestasi di lokasi 'tusuk sate', sisi depan lebih lebar daripada sisi belakang, dekat dengan pasar, bangunan ibadah dan di sisi jalur jalan raya utama.
Investasi pada ruko. Pertimbangkan bahwa kebutuhan ruko tidaklah sebanyak kebutuhan rumah. Bangunan ruko umumnya lebih diminati oleh etnis Tionghoa untuk tempat tinggal dan tempat usaha. Jadi untuk investasi, carilah kawasan dimana banyak penghuninya Tionghoa.
Investasi pada apartemen. Pertimbangkan bahwa kebanyakan apartemen dihuni oleh para ekesekutif dari luar negeri. Jadi investor perlu memperhatikan kawasan mana yang lebih disukai para eksekutif itu. Umumnya, mereka lebih menyukai pusat kota, dekat dengan pusat bisnis, fasilitas umum dan sosial untuk keluarga mereka. Selain itu, pertimbangkan pengelola apartemen, sebab ini mempengaruhi kenyamanan dan kemanan penghuni. ###.

Diterbitkan di: 17 Januari, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.