• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Bisnis & Ekonomi>Ketepatan Cash Flow Dan Informasi Tentang Kenaikkan Dividen Vs Repurch

.

Ketepatan Cash Flow Dan Informasi Tentang Kenaikkan Dividen Vs Repurch

oleh : permen    

Pengarang : Surya

Hipotesis :
· Perusahaan memilih kenaikkan dividen untuk mendistribusikan cash flow shock yang permanent
dan pembelian kembali (repurchase) untuk mendistribusikan transient shock.
· Reaksi harga akan kenaikkan dividen lebih tinggi daripada reaksi akan repurchase.
Pertanyaan :
Apakah stock market menggunakan pengumuman metode payout untuk memperbarui keyakinan mereka tentang ketepatan cash flow shock.
Prediksi :
1. Cash flow shock yang didahului oleh kenaikkan dividen lebih permanent daripada cash flow shock yang didahului oleh repurchases.
2. Pasar menilai bahwa cash flow dari perusahaan yang secara berkala menaikkan payout lebih permanent dari pada control firm yang tidak menaikkan payoutnya.
3. Market adjusted stock return selama periode 2 tahun setelah kenaikkan dividen secara signifikan lebih baik daripada return dari control firm. Sebaliknya, return dari perusahaan yang secara berkala melakukan repurchase tidak berbeda dengan return dari control firm.
Model yang membantu memberikan penjelasan rinci untuk prediksi :
Perusahaan menerima CF selama periode 1.
CF di periode 1 adalah level normal dari CF + Shock. Di masa depan CF perusahaan akan menjadi CF + p.shock ; p = parameter.
Perusahaan berjalan selama 2 periode dan membuat pengumuman di awal periode 2.
Asumsi à discount rate 0, tanpa rugi.
Harga perusahaan pada periode 1 saat shock diobservasi adalah P1.Manajer mengobservasi parameter ketetapan tapi pasar tidak. Oleh karena itu, pasar harus menilai probabilitas bahwa parameter ketepatan = 1 berdasarkan informasi pada saat itu yang diwakili oleh g. Manajer kemudian membuat pengumuman distribusi.
Jika shock permanent, mereka memilih dividen ; jika shock sementara mereka memilih repurchase. Market menganalisa pilihan metode distribusi dan update keyakinan mereka akan ketetapan shock sehingga, harga pasar setelah pengumuman distribusi adalah P2 dimana P2 = 2(CF + Shock).
Jika dividen diumumkan dan P2 =(CF + Shock) + CF jika repurchase yang dipilih. Jika manajer mengumumkan kenaikkan dividen maka Pr (P=1) menjadi 1. Jika repurchase yang diumumkan , maka Pr (P = 1) menjadi 0. Dalam kasus ini harga akan jatuh kecuali Pr ( P= 1 l g) = 0 berarti pasar benar-benar mengantisipasi repurchase.
Model lain :
Saat keputusan pembayaran harus diambil, dengan probabilitas yang kecil, manajer menerima sinyal negative tentang CF periode 2 dan memutuskan, daripada mendistribusikan shock lebih baik memilih menundanya untuk menghadapi cash shortfall yang sudah diperkirakan dalam kasus ini, kenaikkan dividend an repurchase akan menghasilkan reaksi harga stock positif.
Kesimpulan sesuai dengan prediksi dan hipotesis benar.
Diterbitkan di: Juli 09, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.