Amerika Serikat kini resmi memasuki resesi, demikian kata komite pakar ekonomi terkemuka.
Biro Nasional Riset Ekonomi mengatakan, ekonomi Amerika telah merosot sejak mencapai puncaknya pada Desember 2007.Para pakar ekonomi di biro itu mengukur bobot sejumlah faktor untuk menentukan apakah resesi telah mulai berlangsung, termasuk angka pengangguran, produksi industri, penjualan dan pendapatan riil.
Jerman, Jepang, dan negara-negara di kawasan pemakai mata uang euro, Eurozone, telah dinyatakan memasuki resesi beberapa pekan lalu.Pengumuman bahwa Amerika Serikat mengalami resesi menyebabkan harga saham di Amerika Serikat turun lagi setelah sempat menunjukkan penurunan cukup subtansial.Setelah pengumuman ini, indeks Dow Jones di bursa saham Wall Street New York turun lebih dari 5 persen.Sebelum indeks saham utama di bursa London, Inggris dan Paris, Prancis, juga turun hampir 5 persen saat penutupan. Penurunan ini terjadi setelah kenaikan besar harga saham pekan lalu.