Menjadi ketua BEM adalah sebuah ujian sekaligus kesempatan untuk berkembang. Aktiv di organisasi kampus juga sebuah investasi
yang besar. Begitu banyak mahasiswa yang menjadi
aktivis di kampus rela untuk berlam-lama kuliah dan aktiv di BEM hanya untuk menunaikan amanahnya di BEM atau di organisasi.
Keyataan ini memang tidak masuk akal, tapi itulah yang terjadi sekitar kita. Mungkin buat orang yang tidak mengalami akan merasa aneh, tapi buat orang yang mengalami adalah suatu kewajaran hal itu dilakukan.
Yang terpenting sebenarnya adalah bagaimana pengalaman dari berorganisasi itu bisa bermanfaat untuk kehidupan sang aktivis selepas masa kuliah. Sebenarnya banyak hal yang bisa diperoleh dari berorganisasi untuk diterapkan setelah kuliah, salah satu nya adalah kebiasaan rapat. Di perusahaan banyak sekali kegiatan yang satu ini dilakukan dan banyak juga peserta rapat yang tidak memahami bagaimana cara rapat yang baik. Itulah salah satu kebiasaan aktivis yang bermanfaat bagi kehidupan setelah diluar kampus. Belum lagi jaringan yang sudah terbangun akan membuat komunikasi seorang aktivis bisa lintas daerah dan wilayah