Nothing but Love / by Laire Siwi Mentari
Nothing but Love atau
Semata Cinta,
ini merupakan novel teenlit Indonesia
dengan judul bahasa
Inggris. Novel ini berkisah mengenai seorang gadis SMU, Airel yang menyukai
tiga
laki-laki, Arvan,
Tama dan Reksa. Saat ketiganya hanya menjadi idaman dan
impian, Airel menemukan dirinya terlibat dalam relasi yang rumit dengan Tama
dan Reksa.
Cerita diawali dengan perkenalan
dan latar belakang karakter.
Pada awal cerita ini, tokoh utama, Ariel
dideskripsikan menyukai dua laki-laki di sekolahnya, Tama, ’cowok paling
tampan’, Reksa ’cowok paling fungky’ dan Arvan, sahabat masa kecilnya yang kini
tinggal di pulau seberang. Pada awal cerita ini, secara kebetulan, ketiga tokoh
laki-laki dalam cerita mulai masuk kedalam kehidupan Ariel. Tanpa curiga, Ariel
menanggapi semua kebetulan ini sebagai keindahan dan kejutan yang menyenangkan.
Tama,
tiba-tiba dekat dengannya, Reksa yang tiba-tiba memberi perhatian ekstra
dan Arvan yang tiba-tiba muncul kembali menanyakan kabar.Hubungan Airel dengan Tama dan Reksa telah menimbulkan beragam ketegangan
diantara dua lelaki tersebut.Relasi yang
serba tak nyaman antara tiga tokoh, Ariel, Tama dan Reksa bertemu pada sebuah
insiden yang meletakan mereka bersama dalam satu tempat. Mereka pun memutuskan
untuk menyelesaikan ketengangan diantara mereka dengan berbincang bertiga.
Sayangnya, niat baik untuk menyelesaikan persoalan tak kunjung terlaksana
karena peristiwa yang senantiasa mendadak datang menghampiri. Pada moment saat
ketiga tokoh mampu bertemu tanpa disengaja, novel ini memutus cerita tanpa
mengetahui hasilnya.
Resensi lain tentang Nothing but Love