• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Menangis Adalah Obat

oleh : regenza     

Pengarang : stefanus ade
“Tidak ada manusia sepertiku”, keluh seorang wanita pada temannya, dengan bercucuran air mata wanita tersebut menceritakan
pengalaman hidupnya pada temannya. Setelah puas menceritakan pada temannya maka timbulah dari dalam hatinya ingin mengadukan semua pada Tuhan, pikirnya,”apa yang akan Tuhan jawab apabila aku mengadu?”
Setelah malam tiba, ketika ingin tidur maka dia berdoa dengan becucuran air mata, kata demi kata keluar terus dari bibirnya ingin membela diri di hadapan Tuhan. Tiada terasa sudah dua jam dia berdoa, setelah itu berhentilah dia berdoa lalu berpikirlah dia dalam hatinya,”Apa yang akan Tuhan jawab?” setelah itu tidurlah dia. Di dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan, dengan rasa kurang puas dia bertanya kepada Tuhan tentang kemalangan dan kesedihan-kesedihan yang menimpanya, lalu berkatalah ia kepada Tuhan,”Tuhan mengapa aku selalu malang?” lalu jawab Tuhan,” Benarkah? Coba kau ingat kembali, bukankah setelah kemalangan Aku memberi engkau kebahagian?” Lalu sang wanita tersebut berkata lagi,”Memang benar, tetapi kenapa masalahku datang silih berganti tiada henti?” lalu Tuhan menjawab, ”Bukankah hanya orang mati yang tidak mempunyai masalah? anakKu, orang mati sekalipun akan mempunyai tanggung jawab, coba engkau perhatikan, apakah hanya ada hari baik? Tentu tidak, apakah hanya ada tertawa? Tentu tidak bukan? Aku memberikan rasa gembira dilengkapi dengan tertawa dan rasa sedih dilengkapi dengan menangis. Bukankah setelah menangis hatimu terasa lega? Pada hal yang malang sekalipun Aku memberikan kelegaan bukan? Maka menangis adalah obat yang tak pernah habis, Aku saja menangis oleh karena itu siapa yang menunda dalam menangis berarti menunda untuk diobati.”
Diterbitkan di: Oktober 27, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.