Ringkasan :
Buku ini merupakan kumpulan 5 cerita pendek yang mengasyikkan, yaitu Lengser ke Cirebon, Korban Jarahan,
Satu Kumbang Tiga Kembang, Cemburu Buta, Kawin Perak.
Cerita Pertama merupakan cerita tentang Olga lengser ke cirebon. Kisah ini menceritakan tentang krisis ekonomi yang mengharuskan Radio Ga Ga memecat salah satu karyawannya: Ucup, teman Olga yang juga seorang penyiar dipecat dan pusing bukan main. Olga beserta teman-temannya berusaha semaksimal mungkin untuk membantu Ucup. Apakah Ucup dapat bekerja kembali ?
Cerita kedua , yang berjudul Koban Jarahan, mengisahkan krisis ekonomi yang membuat banyak penjarah menjarah sesuka hati untuk dijual dengan harga miring misalnya HP cuma Rp 50.000,00. tentu saja Olga dan teman-temannya mensyukuri hal ini dan dengan relax membeli barang-barang hasil jarahan.
Tetapi tidak buat mbak Vera. Dia menentang betul hal ini dan berusaha menyadarkan rekan-rekannya.
Cerita ketiga berjudul Satu Kembang Tiga kembang, menceritakan tentang Olga, Jo, dan Wina yang sama-sama dapat pacar cowok kece. Tapi cowoknya tak bisa ditemui di waktu yang sama. kemudian ada tiga ikat kembang yang sama di Radio Ga Ga. Siapa yang kirim ini ?
Cerita keempat berjudul Cinta Buta. PHK di mana-mana. Harga naik sana-sini. Aduh, papi Olga jadi kurang duit, sampai tak bisa berbelanja. Ya, udah. dia jadi guru les. tetapi sejak jadi guru les, dia makin ganteng, makin wangi, makin rapi. Mami Olga jadi curiga, kemudian sering marang-marah . Tak senang dikasih duit yang kurang halal.
Cerita kelima tentang Kawin Peraknya Papi dan Mami Olga. Sudah tahu papi diPHK, si mami malah mau belikan papi cincin emas 24 karat. sampai ngutang sama mevrouw Van der Lijk, nyonya Belanda. Waduh-waduh, si papi juga tak mau kalah. Dia memberi mami kalung emas murni. Duh dapat duit dari mana ini coba ?
Membaca kumpulan cerpen ini sungguh amat mengasyikkan. Dengan bahasa yang jelas dan gaul, membuat kita tergelitik dan semakin hanyut dari halaman ke halaman. Secara tak sadar kita juga di beritahu tentang dampak krisis ekopnomi di negara kita. PHK di mana-mana. Cari uang susah. Kumpulan cerita ini menyuguhkan cara paling ampuh bertahan hidup dan tetap happy saat menjalani krisis berkepanjangan. buku ini sangat dianjurkan bagi Anda, khususnya yang sedang pusing masalah keuangan. Membaca buku ini akan membuat kita senang dan melupakan persoalan dan masalah sejenak.
ingin tahu, bacalah.
Ringkasan :
Buku ini merupakan kumpulan 5 cerita pendek yang mengasyikkan, yaitu Lengser ke Cirebon, Korban Jarahan, Satu Kumbang Tiga Kembang, Cemburu Buta, Kawin Perak.
Cerita Pertama merupakan cerita tentang Olga lengser ke cirebon. Kisah ini menceritakan tentang krisis ekonomi yang mengharuskan Radio Ga Ga memecat salah satu karyawannya: Ucup, teman Olga yang juga seorang penyiar dipecat dan pusing bukan main. Olga beserta teman-temannya berusaha semaksimal mungkin untuk membantu Ucup. Apakah Ucup dapat bekerja kembali ?
Cerita kedua , yang berjudul Koban Jarahan, mengisahkan krisis ekonomi yang membuat banyak penjarah menjarah sesuka hati untuk dijual dengan harga miring misalnya HP cuma Rp 50.000,00. tentu saja Olga dan teman-temannya mensyukuri hal ini dan dengan relax membeli barang-barang hasil jarahan.
Tetapi tidak buat mbak Vera. Dia menentang betul hal ini dan berusaha menyadarkan rekan-rekannya.
Cerita ketiga berjudul Satu Kembang Tiga kembang, menceritakan tentang Olga, Jo, dan Wina yang sama-sama dapat pacar cowok kece. Tapi cowoknya tak bisa ditemui di waktu yang sama. kemudian ada tiga ikat kembang yang sama di Radio Ga Ga. Siapa yang kirim ini ?
Cerita keempat berjudul Cinta Buta. PHK di mana-mana. Harga naik sana-sini. Aduh, papi Olga jadi kurang duit, sampai tak bisa berbelanja. Ya, udah. dia jadi guru les. tetapi sejak jadi guru les, dia makin ganteng, makin wangi, makin rapi. Mami Olga jadi curiga, kemudian sering marang-marah . Tak senang dikasih duit yang kurang halal.
Cerita kelima tentang Kawin Peraknya Papi dan Mami Olga. Sudah tahu papi diPHK, si mami malah mau belikan papi cincin emas 24 karat. sampai ngutang sama mevrouw Van der Lijk, nyonya Belanda. Waduh-waduh, si papi juga tak mau kalah. Dia memberi mami kalung emas murni. Duh dapat duit dari mana ini coba ?
Membaca kumpulan cerpen ini sungguh amat mengasyikkan. Dengan bahasa yang jelas dan gaul, membuat kita tergelitik dan semakin hanyut dari halaman ke halaman. Secara tak sadar kita juga di beritahu tentang dampak krisis ekopnomi di negara kita. PHK di mana-mana. Cari uang susah. Kumpulan cerita ini menyuguhkan cara paling ampuh bertahan hidup dan tetap happy saat menjalani krisis berkepanjangan. buku ini sangat dianjurkan bagi Anda, khususnya yang sedang pusing masalah keuangan. Membaca buku ini akan membuat kita senang dan melupakan persoalan dan masalah sejenak.
ingin tahu, bacalah.