• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

.

Mat Jangkar

oleh : Oneread    

Pengarang : Muhamad Ridwan
Seperti hari-hari biasa, Mamat Syafrudin alias Mat Jangkar mulai melakukan kegiatan sehari harinya sebagai preman pasar.
Dia disebut Mat Jangkar karena di tangan kirinya ada sebuah tato yang lumayan besar yang bergambar jangkar perahu. Dia adalah preman yang sangat ditakuti banyak orang karena terkenal sadis dan mempunyai ilmu kebal. Badannya yang tinggi besar dan berotot dan wajahnya yang sangar membuat siapa saja orang yang melihatnya akan langsung menjauh. Dia sangat senang mabuk-mabukan sehingga sering juga disebut ”Mamat Subok”. Dia memulai kegiatannya dengan memalak para pedagang yang berjualan di Pasar Rawabening Jakarta. Dengan wajahnya yang sangar dan bengis, dia mulai mendatangi para pedagang satu persatu untuk meminta uang jatahnya. Semua pedagang menuruti kemauannya,sampai ketika ada satu pedagang baru yang enggan memberikan uang jatah itu.          
     ”Mana uang jatah gue?” Kata Mat Jangkar dengan mata yang melotot. ”Uang jatah apa bang? Baru aja saya dagang disini! Masa udah dimintain uang jatah? Emangnya abang siapa?” Kata pedagang baru itu dengan sedikit menantang. ”Oh! Lo mau tau siapa gue? Gue Mat Jangkar yang megang pasar ini, semua orang disini tau siapa Mat Jangkar.” Katanya dengan suara yang keras bagaikan guntur di siang bolong. Si pedagang itu pun langsung pucat dan diam seribu bahasa. Lalu Mat Jangkarpun menggertak  ”Kalo elo masih pengen ketemu bini sama anaklo lagi, kasih uang jatah gue hari ini!”. Si pedagang itupun lalu dengan berat hati memberinya lima lembar uang seribu rupiah kepada si preman pasar itu.               Sesudah semua pedagang didatangi, Mat Jangkar lalu membagi sedikit uang hasil memalaknya kepada anak buahnya yang berjumlah 13 orang. Tetapi ketika dia sedang membagi uang itu, salah seorang anak buahnya berlari menghampirinya dan berteriak ”Bos si Samsul di keroyok sama orang-orang!” katanya dengan terengah-engah. Samsul adalah salah seorang anak buah kesayangan Mat Jangkar. Dengan nada yang marah Mat Jangkar berkata ”Apa! Dimana dia dikeroyok?” ”Itu bos di deket Kali Mati!” kata anak buahnya itu. Disebut Kali Mati karena di dekat kali itu banyak preman yang di bunuh lalu di lempar di kali tersebut. Lalu Mat Jangkar dan semua anak buahnya yang ada disana segera berlari untuk menolong Samsul.               Setelah sampai Mat Jangkar tanpa berbasa-basi lagi langsung memukul orang-orang yang mengeroyok Samsul itu dengan tangan kosong. Lalu dia bertanya kepada salah seorang pengeroyok itu. ”Siapa yang nyuruh elo mukulin anak buah gue?”. Orang itupun menjawab. ”Ampun bang saya jangan dipukul lagi! Kami disuruh sama bang Petruk!” katanya dengan memelas.”Kurang ajar tuh si Petruk beraninya sama anak buah gue, gue bales dia nanti!” katanya dengan geram. Si Petruk adalah preman lain yang berkuasa di daerah itu selain si Mat Jangkar. Si Petruk selalu berusaha untuk merebut kembali daerah kekuasaannya yang dulu diambil oleh Mat Jangkar.             &n
Diterbitkan di: Februari 24, 2008
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.