BIOLA
Summary ratings: 3 stars
(xx voters)
Kunjungan
:
50
kata:
300
Diterbitkan di: Februari 23, 2008
Kisah
Biola
dan Segala
Sesuatu
Yang
Tak
Dapat
Diubah Niccolo
Paganini,
seorang
pemain
biola
yang
terkenal
di
abad
19,
memainkan
konser
untuk
para
pemujanya
yang
memenuhi
ruangan.
Dia bermain
biola
dengan diiringi
orkestra
penuh. Tiba-tiba
salah
satu
senar biolanya
putus.
Keringat
dingin
mulai
membasahi
dahinya
tapi
dia
meneruskan
memainkan
lagunya.
Kejadian
yang
sangat
mengejutkan
senar
biolanya
yang
lain
pun
putus satu
persatu
hanya
meninggalkan
satu
senar,
tetapi
dia tetap
main.
Ketika
para
penonton
melihat
dia
hanya
memiliki
satu
senar
dan
tetap
bermain,
mereka
berdiri
dan
berteriak,
"Hebat,
hebat." Setelah
tepuk
tangan
riuh
memujanya,
Paganini
menyuruh
mereka
untuk
duduk.
Mereka
menyadari
tidak mungkin
dia
dapat
bermain
dengan
satu
senar.
Paganini
memberi
hormat
pada
para
penonton
dan
memberi
isyarat
pada
dirigen
orkestra
untuk
meneruskan
bagian
akhir
dari
lagunya
itu.
Dengan
mata
berbinar
dia
berteriak,
"Peganini
dengan
satu
senar."
Dia
menaruh
biolanya
di
dagunya
dan
memulai
memainkan
bagian
akhir
dari
lagunya
tersebut
dengan
indahnya.
Penonton
sangat
terkejut
dan
kagum
pada
kejadian
ini. MAKNA:
Hidup
kita dipenuhi
oleh
persoalan,
kekuatiran,
kekecewaan
dan
semua
hal
yang
tidak
baik.
Secara
jujur,
kita
seringkali
mencurahkan
terlalu
banyak
waktu
mengkonsentrasikan
pada
senar
kita
yang
putus
dan
segala
sesuatu
yang
kita
tidak
dapat
ubah. Apakah
anda
masih
memikirkan
senar-senar
Anda
yang
putus
dalam
hidup
Anda?
Apakah
senar
terakhir
nadanya
tidak
indah
lagi?
Jika
demikian,
saya
ingin
menganjurkan
jangan
melihat
ke
belakang,
majulah
terus,
mainkan
senar
satu-satunya
itu.
Mungkinkanlah
itu
dengan
indahnya.
Tuhan
akan
menolong
Anda.
Resensi lain tentang BIOLA