Chrysalids
Summary ratings: 3 stars
(xx voters)
Kunjungan:
7
kata:
600
Diterbitkan di: Februari 27, 2008
Chrysalids terjadi lama setelah pecahnya perang nuklir yang
sangat merusak, sehinggakota-kota betul-betul hancur, binatang dan tumbuhan
termutasi dan bangsa-bangsa mengalami kebinasaan. Beberapa daerah di bumi masih
sangat terkontaminasi oleh radiasi nuklir, sehingga masih mustahil untuk
sekedar berjalan melewatinya. Batas antara daerah yang yang buruk dan daerah
berpenghuni merupakan rumah bagi orang-orang yang telah disingkirkan sebagai
orang buangan dan tumbuhan serta binatang yang begitu termutasi sehingga tidak
dikenali lagi wujudnya.
Kisah ini diceritakan dari sudut pandang David Strorm, yang ayahnya
salah seorang pemimpin di Waknuk dan
merupakan pendukung yang kejam dari gerakan pembersihan biadab terhadap segala
bentuk kehidupan – hewan, sayuran, atau manusia – yang menyimpang dari bentuk
normalnya. Celakanya lagi, dia menyebarkan keyakinan itu pada anggota
keluarganya sendiri.
David baru mengetahui apa artinya hal itu ketika dia berteman dengan
seorang gadis kecil bernama Sophie yang harus disembunyikan dari orangtuanya
sendiri karena dia punya jari kaki tambahan. David menjaga rahasia Sophie bukan
saja karena dia menyukai gadis itu dan mencemaskan apa yang akan dilakukan ayah
gadis itu terhadapnya, tapi juga karena dia dan sepupunya Rosalind juga sedikit
“berbeda”. Waktu David menginjak dewasa, Axel, pamannya yang bijaksana dan
perhatian mendesak David untuk berhati-hati dan Rosalind serta ibunya diberi
saran yang sama. Kalau David memerlukan dukungan untuk menjaga kewaspadaan, ia
mendapatkannya, sementara Sophie akhirnya tertangkap dan dibuang di perbatasan
(Fringes).
Namun, masalah muncul ketika adik perempuan David mulai
menunjukkan tanda-tanda kelainan yang sama dengan dirinya, Rosalind dan enam
orang lainnya yang selama bertahun-tahun, dengan sangat hati-hati telah saling
kenal dan mengetahui keadaan masing-masing.
Celakanya, kelainan Petra jauh lebih jelas daripada yang
lain dan akhirnya mengundang kecurigaan penduduk Waknuk yang “normal”,
khususnya mereka yang bersikeras untuk menghapus “penyimpangan” dan “yang
dibenci”. Ketika Anne menikahi seorang “normal” yang secara biadab juga
berkeras untuk memberantas „penyimpangan“, kelompok itu mulai bersiap untuk
menyelamatkan diri. Namun mereka sedikit terlambat.
Chrysalids merupakan sebuah kisah hiburan yang bisa
dinikmati tanpa harus mengerti isu Perang Dingin yang mengilhami cerita ini. Meskipun
kisah ini menyuarakan peringatan keras terhadap perlombaan senjata nuklir, ini
juga merupakan cerita tentang harapan. Lebih
dari itu, peristiwa-peristiwa dalam kisah ini sama sekali tak perlu terjadi.