Law of attraction diterjemahkan dengan “susah payah” ke dalam
bahasa Indonesia menjadi hukum ketertarikan.
Barangkali tidak tepat seratus persen, tapi intinya adalah bahwa hukum ini
berbicara tentang harapan sekaligus peringatan.
Apa yang dipikirkan seseorang saat ini adalah apa yang akan terjadi pada
orang itu di masa yang akan datang. Masa
depan tergantung pada pikiran masa kini.
Oleh karena itu, agar masa depan baik, pikiran berikut keinginan pun
harus baik.
Persoalannya untuk
menentukan baik dan buruk banyak rujukan yang harus dipilih.
Quranic Law of
Attraction memberikan pilihan rujukan kitab suci Al-Qur’an. Dengan Al-Qur’an, law of attraction akan terealisasi sesuai petunjuk Allah SWT. Pikiran dan keinginan pun akan mewujud sesuai
panduan-Nya. Buku ini, menuntuk pembaca
bagaimana cara Al-Qur’an memberikan petunjuk-petunjuk itu, bagaimana law of attraction menemukan energi yang
telah disediakan oleh Tuhan dan terlaksana tuntunan-Nya.
Buku kecil setebal 250 halaman ini ditulis oleh Rusdin S. Rauf, anak muda kelahiran 4
November 1985. Cetakan pertama bulan
Maret 2008, diterbitkan oleh Penerbit Hikmah .
Abstrak lain tentang Quranic LAW OF ATTRACTION