Sedikitnya 666 warga Banten yang tersebar di enam kabupaten /
kota positif mengidap virus HIV / AIDS. Para
penderita itu tersebar di Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak, Tangerang, serta kota Cilegon.
Berdasarkan data
dari Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Provinsi Banten Tahun 2006,
angka ini terdiri dari 626 penderita HIV dan 40 penderita AIDS dengan angka penularan sekitar 50 persen. Para penderita tersebut didominasi usia remaja 10 – 18 tahun.
Angka penyebaran tertinggi terdapat di Kabupaten Tangerang. Sebagian besar penularan virus
terhadap generasi muda ini melalui penggunaan jarum suntik dan pergaulan bebas. Maka, untuk mengurangi tingkat penyebaran virus ini, pihak KPAD Banten membentuk duta anak-anak untuk HIV / AIDS.
Dalam waktu empat hari, para duta ini diberi pemahaman seputar narkoba dan resikonya. Bahkan, mereka mendapatkan pengetahuan tentang dampak penggunaan narkotika. Diharapkan, ke-20 duta dari kalangan pelajar,
anak putus sekolah, dan anak jalanan ini bisa melakukan pencegahan dini terhadap orang terdekat.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cilegon, kota ini sangat rentan terhadap penyebaran HIV dan AIDS sebab letaknya berdekatan dengan pelabuhan penyeberangan serta lingkungan industri.
Dalam penelitian uji sampel darah yang dilakukan, dari 120 sampel darah 77 diantaranya positif HIV. Sedangkan dari 14 sampel darah yang diambil terdapat 10 penderita positif HIV. Berdasarkan angka ini KPAD mendesak Dinkes agar mendirikan konseling.
Resensi lain tentang Kota Cilegon Sangat Rentan Penyebaran HIV / AIDS.