Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Poetry>Tuhan selalu menjawab Tidak !!!

Tuhan selalu menjawab Tidak !!!

oleh: EzraIbrahim    
ª
 

TUHAN selalu menjawab TIDAK !!!


Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan masalah yang membelitku

Tuhan menjawab : TIDAK.!!!

Itu bukan untuk kau singkirkan, tetapi agar kau melaluinya dengan ikhlas

Aku meminta kepada Tuhan untuk menyembuhkan kecacatanku

Tuhan menjawab : TIDAK !!!

Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara

Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran

Tuhan menjawab : TIDAK !!!

Kesabaran adalah hasil dari kesulitan, itu tidak dihadiahkan, itu harus dipelajari.

Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku berkat

Tuhan menjawab TIDAK !!!

Aku memberimu rasa syukur, agar hidupmu tak pernah merasa kurang

Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan

Tuhan menjawab : TIDAK !!!

Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat pada-KU

Aku meminta kepada Tuhan untuk menumbuhkan imanku

Tuhan menjawab : TIDAK !!!

Kau harus menumbuhkannya sendiri, AKU hanya membantu memangkas agar kamu berbuah lebih cepat.

Aku meminta kepada Tuhan segala hal sehingga aku dapat menikmati hidup

Tuhan menjawab TIDAK !!!

Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat menikmati segala hal

Aku meminta kepada Tuhan, untuk membantuku mengasihi orang lain seperti IA mengasihiku

Tuhan tersenyum & menjawab: “Aaahhh, akhirnya kau memahami-KU”

Bagi dunia kau mungkin hanya seseorang, tetapi bagi seseorang ... kau mungkin dunianya

Karena itu, belajarlah mengasihi mereka


Sekelumit sajak diatas mampu menyadarkan kita bahwa :

* Tuhan lebih tahu apa yang Dia mau, bukan apa yang kita mau. Kemauan / keinginan manusia amat terbungkus nafsu yang sudah pasti tidak akan bisa sejalan dengan Kehendak-Nya.

* Bersyukur dan ikhlas menjalani hidup dengan takdir yang telah Dia persiapkan adalah “ puncak kenikmatan “ iman.

* Tuhan tidak mau kita banyak bertanya “ MENGAPA / Why “ karena mengapa adalah bukti kita tidak ikhlas menerima takdir-Nya. Yang Tuhan inginkan, kita lebih banyak berkata “ MENGAPA TIDAK / Why Not “

Diterbitkan di: 02 Januari, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.