TUHAN selalu menjawab TIDAK !!!
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyingkirkan masalah yang membelitku
Tuhan menjawab : TIDAK.!!!
Itu bukan untuk kau singkirkan,
tetapi agar kau melaluinya dengan ikhlas
Aku meminta kepada Tuhan untuk menyembuhkan kecacatanku
Tuhan menjawab : TIDAK !!!
Jiwa adalah sempurna, badan hanyalah sementara
Aku meminta kepada Tuhan untuk menghadiahkanku kesabaran
Tuhan menjawab : TIDAK !!!
Kesabaran adalah hasil dari kesulitan, itu tidak dihadiahkan, itu harus
dipelajari.
Aku meminta kepada Tuhan untuk memberiku berkat
Tuhan menjawab TIDAK !!!
Aku memberimu rasa syukur, agar hidupmu tak pernah merasa kurang
Aku meminta kepada Tuhan untuk menjauhkan penderitaan
Tuhan menjawab : TIDAK !!!
Penderitaan menjauhkanmu dari perhatian duniawi dan membawamu mendekat pada-KU
Aku meminta kepada Tuhan untuk
menumbuhkan imanku
Tuhan menjawab : TIDAK !!!
Kau harus menumbuhkannya sendiri, AKU hanya membantu memangkas agar kamu berbuah lebih cepat.
Aku meminta kepada Tuhan segala hal
sehingga aku dapat menikmati hidup
Tuhan menjawab TIDAK !!!
Aku akan memberimu hidup, sehingga kau dapat
menikmati segala hal
Aku meminta kepada Tuhan, untuk membantuku
mengasihi orang lain seperti IA mengasihiku
Tuhan tersenyum &
menjawab: “Aaahhh, akhirnya kau memahami-KU”
Bagi dunia kau mungkin hanya seseorang, tetapi bagi seseorang ...
kau mungkin dunianya
Karena itu, belajarlah mengasihi
mereka
Sekelumit sajak diatas mampu
menyadarkan kita bahwa :
* Tuhan
lebih tahu apa yang Dia mau, bukan apa yang kita mau. Kemauan / keinginan
manusia amat terbungkus nafsu yang sudah pasti tidak akan bisa sejalan dengan
Kehendak-Nya.
* Bersyukur
dan ikhlas menjalani hidup dengan takdir yang telah Dia persiapkan adalah “ puncak kenikmatan “ iman.
* Tuhan
tidak mau kita banyak bertanya “ MENGAPA / Why “ karena mengapa adalah bukti
kita tidak ikhlas menerima takdir-Nya. Yang Tuhan inginkan, kita lebih banyak
berkata “ MENGAPA TIDAK / Why Not “