Menceritakan
tentang kehidupan gadis bernama Samantha
di London yang sibuk bekerja setiap
hari sepanjang waktu selama sisa hidupnya. Dengan kecerdasan otak yang luar
biasa dia mampu melakukan pekerjaannya
sebagai pengacara dengan sangat baik
dan menjadi salah satu pengacara terkenal.
Tetapi satu
kesalahan fatal yang telah dilakukannya dalam pekerjaannya dan membuatnya di
pecat, sehingga membuatnya sangat depresi dan sulit menerima bahwa kesalahan
itu dilakukan dengan tangannya sendiri. Hingga pada suatu hari
ia lari menaiki
kereta bawah tanah sambil menangis dan pergi tanpa tujuan yang jelas, sehingga
membawanya ke desa dan memasuki sebuah
rumah besar dengan pemiliki rumah yang
sangat ramah dan baik hati
Pemiliki rumah mengira dirinya adalah salah
satu pelamar kerja sebagai pengurus rumah tangga. Di tengah rasa peningnya
memikirkan masalah berat yang di hadapi,
ia pun melakukan wawancara dengan pemilik rumahdi luar kesadarannya.
Hingga keesokan
harinya ia sudah mendapati dirinya mengenakan pakaian seragam sebagai pembantu
rumah tangga. Dengan bekal yang sangat dangkal unruk mengurus pekerjaan rumah
tangga, ia pun berusaha belajar walaupun harus di mulai dengan membuat omelet.
Ia pun hampir gila untuk melakukan
pekerjaan barunya dan tidak percaya bahwa dirinya sebagai seorang gadis yang
sama sekali tidak bisa mengurus dapur. Tetapi selama itu sang pemilik rumah
terkagum-kagum dengan pekerjaan sang pembantu yang nyaris perfect. Maklum
segala kerusakan di dapur dapat diatasi oleh Samantha dengan membelinya di
supermarket, tetapi kebiasaannya berhenti setelah seorang pekerja kebun
membantunya untuk menyelesaikan segalanya.
Sampai saatnya samantha rindu akan
pekerjaanya sebagai pengacara dan mulai menyusut sumber permasalahan di
kantornya yang membuat mengasingkan diri dari kehidupan kota. Setelah proses penyelidikan yang
panjang dengan bantuan rekan kerjanya, ia pun berhasil dan diminta kembali
bekerja sebagai pengacar andalan.
Tetapi samanta lebih memilih menjadi
pengurus rumah
tangga yang membuatnya dapat menikmati hidupnya sebagai manusia
dan wanita seutuhnya
Resensi lain tentang BUKAN CEWEK RUMAHAN