Gunung Kelima oleh
Paulo Coelho diterbitkan pada tahun 1996 dan merupakan buku ke empat
yang diterbitkannya. Ceritanya berdasarkan pada
Cerita tentang Elijah dari Judeo- Kitab Umat Kristen ( Raja bab 17-19). Intinya adalah tentang keberadaan Elijah di Zaraphath (didalam buku ini diberi nama Akbar). Beberapa telah ditambahi oleh Coelho dari cerita sebenarnya didalam Injil, termasuk kesaksian Elijah tentang perampokan yang dilakukan oleh Bangsa Syiria, Perjalanan Elijah menuju Gunung Kelima sendirian ( menurut penduduk kota Baal), dan Elijah jatuh cinta pada seorang janda yang Tuhan kirimkan untuknya. Cerita ini dapat dianggap memusatkan pada agama, disamping titik berat pada tema pendurhaka Tuhan. Didalam buku ini, Coelho telah menggali tentang mempertanyakan pihak berwenang, pendurhaka dan "memikirkan diri sendiri" adalah penting dalam hubunganya dengan Tuhan.
Ringkasana Cerita. Sebagai bahan pertimbangan dari cerita Elijah ini sangatlah tunduk, mematuhi semua perkataan Malaikat Tuhan. Pada akhirnya dia menyadari bahwa takdirnya bukan oleh dirinya tetapi oleh Tuhan. Akhirnya dia memutuskan untuk melakukan perjalanan sesuai dengan keinginan dirinya sendiri. Dalam hal ini Coelho menyarankan bahwa Elijah dapat mencapai tingkat tertinggi dari kekuatan spiritualitanya dan memiliki hubungan yang berguna dengan Tuhan.