Ini
dongeng
seekor
tikus yang jatuh cinta pada seorang puteri cantik. Tikus ini benar-benar tikus. Bukan pangeran yang terkena kutukan
penyihir jahat menjelma seekor tikus. Nama tikus itu Desperaux.
Ia tikus
kastil kecil dengan telinga lebar yang suka mendengarkan musik
dan membaca buku-buku dongeng
di perpustakaan istana milik raja. Dari
situlah ia mengenal kehidupan para puteri dan ksatria berbaju besi yang
saling jatuh cinta serta hidup bahagia selamanya. Selengkapnya adalah begini : Zaman
dahulu kala, ketika para tikus dapat berbicara seperti manusia,
hiduplah satu keluarga tikus bernama Tilling. Pada suatu hari, di balik
dinding-dinding kastil, lahirlah dari keluarga itu seekor tikus
bertubuh kecil dengan daun telinga lebar. Ia tikus kastil paling kecil
dengan telinga paling lebar yang pernah dilahirkan ke dunia. Ia
kemudian diberi nama Desperaux Tilling. Saking kecilnya, ayah ibu dan
saudara-saudaranya yakin betul bahwa ia tak akan bertahan hidup. Ia
pasti akan segera mati. Tetapi ia terus hidup dan bahkan kemudian mengalami peristiwa-peristiwa hebat dalam hidupnya. Ia
adalah satu-satunya tikus kastil yang pernah duduk di atas kaki Sang
Raja penguasa kastil. Ia pula satu-satunya tikus yang bebicara dengan
Pea, puteri tunggal raja karena terdorong oleh kesukaannya mendengarkan
musik yang kerap dimainkan oleh raja bersama puterinya itu. Semua
kelakuannya itu dianggap sebagai sebuah pelanggaran bagi kaum tikus
kastil. Untuk itu, ia harus dihukum menjadi tahanan bawah tanah. Desperaux
memilih menjalani hukumannya di bawah tanah, sebuah dunia gelap tempat
hidup para tikus got yang jahat, dari pada harus menyatakan
penyesalannya karena telah berani bercakap-cakap dengan puteri pujaan
yang telah membuatnya jatuh cinta. Ia menolak mengingkari perasaan
hatinya. Di bawah tanah yang gelap itu, tinggallah para tikus
got yang licik dan jahat. Salah satunya adalah Chiaroscuro atau Roscuro
saja. Roscuro, berbeda dari tikus-tikus got lainnya, sangat menyukai
cahaya. Oleh sebab itu ia selalu mencari cara agar bisa ke dunia bagian
atas kastil hanya untuk mendapatkan seberkas cahaya yang disukainya
sampai pada suatu hari terjadilah tragedi yang membuatnya terpaksa
kembali ke ruang bawah tanah untuk selamanya.
Kisah Desperaux
(The Tale of Desperaux) adalah sebuah dongeng kanak-kanak dari
Perancis. Dan seperti lazimnya dongeng kanak-kanak, kisah inipun tampil
sangat "hitam putih". Kebaikan selalu pada akhirnya akan mengalahkan
kejahatan. Pesan moral yang gampang dicerna dan diterima oleh
kanak-kanak di manapun di seluruh dunia ini. Diceritakan dengan
gaya narasi oleh penulisnya, Kate DiCamillo. Kisah Desperaux memberi
wejangan pada pembacanya untuk selalu memiliki hati yang baik dan
bersih agar kita selamat. Dengan berbuat baik kita akan dapat
menyelamatkan hati kita dari sisi gelapnya (iri, dengki, marah, dan
dendam kesumat). Salah satu cara menyampaikan dongeng
kanak-kanak agar menarik adalah dengan menampilkan tokoh-tokoh puteri
dan ksatria. Dalam kisah ini , walaupun tak ada ksatria sebenarnya yang
menikahi Puteri Pea, ada Desperaux yang menyelamatkan sang Puteri dari
tangan jahat Roscuro. Ini memang "cuma" sebuah dongeng
kanak-kanak, tetapi tidak ada salahnya bukan, menarik pelajaran
darinya? Sebab bukan hanya kanak-kanak yang tidak boleh memelihara
terus "sisi gelap" hatinya....
Resensi lain tentang Kisah Desperaux