“Jangan pernah berhenti bermimpi, ikutilah pertanda,”
demikian tertulis
dalam sebuah dialog di
buku ini.Setiap orang punya cita-cita, sesuatu yang diimpikan, atau dalam buku ini disebut sebagai "legenda pribadi" yang patut untuk diwujudkan.Pun demikian bagi Santiago, bocah gembala dari Andalusia. Demi "legenda pribadi" ia memutuskan melakukan perjalanan panjang. Dari Spanyol menuju Mesir. Semua demi mimpi-mimpinya bertemu dengan Sang Alkemis, dan harta karun.
Berjalan, berhenti untuk mengumpulkan bekal, dan berjalan lagi. Demikian perjuangan sang bocah gembala.Selama perburuan mencari Sang Alkemis, banyak pembelajaran dan
Kearifan yang didapat Santiago. Kearifan-kearifan yang juga bisa didapatkan oleh para pembaca buku ini. Paulo Coelho, penulis
novel ini, memang tak diragukan lagi kemampuannya dalam menulis
kisah-kisah spritual. Alur ceritanya tetap sederhana, khas Coelho, namun selalu penuh kejutan dan nilai-nilai arif.
Resensi lain tentang SANG ALKEMIS (THE ALCHEMIST)