Dick Francis tidak ingat lagi kapan tepatnya ia belajar menunggang kuda, baginya hal itu hampir sewajar belajar berjalan. Ia dilahirkan di South Wales
tahun 1920, dan adalah seorang bintang cilik dalam pertunjukan kuda.
Setelah enam tahun megabdi di RAF (Angkatan Udara Inggris) dalam Perang Dunia II, ia memasuki dunia
pacuan kuda sebagai penunggang amatir, dan
menjadi joki
National Hunt profesional pada tahun 1948. Ia menunggang bagi Ibu Suri, dan pada tahun 1953-1954 menjadi
Champion Jockey.
Setelah pensiun tahun 1957, Dick Francis menjadi koresponden pacuan bagi
Sunday Express dan mulai menulis. Buku pertamanya, yang diterbitkan pada tahun yang sama, adalah otobiografinya.
The Sport of Queens, yang baru-baru ini direvisi dan diperbaiki. Ini dilanjutkan
dengan sejumlah
thriller, bahan yang ia dapatkan dari pengalamannya di dunia pacuan kuda.
Forfeit mendapatkan penghargaan
Edgar Allen Poe Mistery Prize sebagai cerita kriminal terbaik tahun 1969 di Amerika.
Whip Hand memenangkan penghargaan Asosiasi Penulis Cerita Kriminal Golok Emas.
Reflex memenangkan
Edgar Allen Poe Mistery Prize tahun 1981.
Bolt, atau dalam edisi terjemahan Indonesia diberi judul
''Baut Pembawa Maut'' ini, bercerita tentang Kit Fielding, seorang joki pacuan kuda yang bekerja bagi seorang putri bangsawan. Kit dan Sang Putri menghadapi masalah, kuda-kuda terbaik mereka dimusnahkan secara kejam, yaitu ditembak dengan menggunakan baut.
Satu-satunya yang diharapkan Sang Putri adalah Kit, tetapi Kit sendiri dijerat masalah dengan tunangannya Danielle, yang agaknya berubah pikiran. Dan permusuhan lamanya dengan Maynard Allardeck mulai meningkat lagi menjadi sengit. Kemanapun ia pergi, tampaknya kehadirannya membawa pertumpahan darah...
Edisi Bahasa Indonesia diterbitkan oleh:
Alice Saputra Communications Co.
P.O. Box 130.
Jl. Raya Bojong Sari - Sawangan.
Bogor 16511.
Indonesia.
Resensi lain tentang Baut Pembawa Maut