Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Tukaran Pacar

oleh: ocitamala     Pengarang : T. Sandi Situmorang
ª
 
Saya tidak pernah bermaksud membeli novel konyol plus penuh "tulisan-tulisan tidak serius" ketika membeli novel ini. Ketika itu, saya bermaksud membeli novel romantis. Dengan melihat judul, saya tertarik membelinya. Sampai di rumah, buat kopi dan langsung membaca. Dan saya terkaget-kaget dengan isinya. Banyak kata-kata konyol, penuh canda, dan ketidak-seriusan. Saya langsung curiga dengan novelnya. Saya baca tulisan di cover belakang, Ya, ampun pantas saja, ini novel Humor.

Dibuka dengan kekesalan dua orang gadis terhadap pacar mereka masing-masing. Si Penulis mulai memberi alasan kenapa mereka akhirnya bertukar pasangan. Cindy memandang ngeri kepada Rico. Seorang petinju, meski amatir, tetapi bisa saja melayangkan jab kanan-kirinya ketika bersengketa dengan dirinya. Sella mengharapkan cowo macho. Arlan bukan tipe seperti itu. Bagi Sella, Arlan cuma artis yang ganteng tetapi ga punya nyali, biarpun cuma sekedar berjalan malam-malam di taman yang gelap. Sampai tiba pada suatu angan, "Enak, ngkali punya pacar petinju."

Seperti juga pada novel-novel humor pada umumnya, novel ini sebaiknya dibaca dengan mencermati kata-katanya. Inti cerita atau akhir dari kisah mungkin tidak seberapa penting, Namun perlu juga sebagai perhatian. Novel ini, meski humor untuk segala usia, tetapi harus dibaca oleh pembaca yang gaul. Kenapa? Karena banyak gaya bercandanya mengambil cerita atau memplesetkan hal-hal yang aktual di sekitar kita. Jika tidak, banyak dari model humornya tidak akan membuat kita tertawa. Nah, jika anda masih penasaran, saya akan memberi sedikit cuplikan nama. Kata-kata berikut ini mengingatkan anda pada hal apa: Suster Maria Esmeralda, Rumah Sakit Harapan Oma, Wong Telu, Cafe Asoi Geboy, atau Mal Taman Kembang Sepatu.

Cover buku cukup mendukung isi novel. Tampak dua orang lelaki sedang berlutut pada masing-masing ceweknya. Gambar terlihat bagus, sehingga meski memakai model kartun, tetapi tetap menunjukkan bahwa buku ini tetapi buku dengan genre remaja keatas.

Font hitam pekat dengan kertas putih bersih sangat memanjakan mata. Cuma sayang, ada sedikit gambar yang agak menodai keindahannya. Di bagian depan ada gambar seperti burung dengan tulisan seperti sneila. Saya tidak mempermasalahkan gambarnya, tetapi kenapa gambarnya seperti tercetak dengan printer kehabisan tinta?

Diterbitkan di: 14 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.