Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Ada Duka di Wibeng

oleh: sukarto     Pengarang : Jazimah Al-Muhyi
ª
 
Pada bagian awal novel setebal 168 halaman ini, mengisahkan tentang rasa empati tokoh utama Akta kepada Bik Sum (Sumarah) seorang perempuan pemilik kantin di sekolahnya yang meninggal karena komplikasi. Sadarlah sang tokoh bahwa selama ini Dia sangat berjasa kepadanya, terutama tentang urusan perut. Atas kejadian tersebut Akta merasa kehilangan , inilah hari yang menyedihkan bagi Dia.
Sebagai penulis muda, Gadis kelahiran Magelang 11 maret 1979,Melalui Akta (tokoh utama) dan Wibeng (singkatan SMA Widya Bangsa sebagai setting tempatnya, tersebut berusaha ingin memotret berbagai isu remaja yang berkembang saat ini. Bahkan tidak tanggung-tanggung Ia membagi novel ini kedalam 15 Bab.Yang berisi antara lain tentang perhatian siswa terhadap guru lelakuinya yang masih single, tentang teman-teman perempuannya yang memakai jilbab hanya sebagai “kedok” ,karena hanya bertahan selama satu bulan. ,juga soal penampilan yang kurang meyaklinkan saat tampil di depan umum Sebagai MC.
Pada bagian lain juga dikemukakan kegalauannya terhadap acara televisi yang menampilkan Ka,El,Pe. Yakni Kontes Lelaki Pilihan. Untuk penggambaran ini, penulis menghadirkan sosok Dirga cowok idaman para cewek di sekolahnya sebagai wakil yang pantas menjdi idola.Keprihatinan lain pada acara ini adalah bagaimana bisnis sms yang terselubung sebagai upaya untuk mendatangkan penghasilan yang luar biasa, ditambah lagi kedekatan antara para peserta dengan pembawa acara yang rata-rata perempuan.
Yang lebih menghebohkan adalah ketika sang tokoh Akta akan kekamar kecil di sekolahnya.Terdengar dari dalam pembiacaraan teman-teman ceweknya yang berkaitan dengan hubungan sesama remaja. Terdengar oleh Akta bahwa menurut mereka hubungan sebelum nikah adalah hal yang biasa, asalkan dilakukan suka sama suka. Dan asal tahu caranya supaya tidak terjadi kehamilan. Tidak sampai disitu saja, ketika itu ada undangan seminar tentang remaja, kebetulan Akta yang dikirim pada seminar yersebut dibahas juga masalah-masalah seperti itu.
Di bagian Bab “Mau Jadi Jagoan”, penulis juga memotret fenomena sekarang tentang arogansi remaja anak orang berduit. Pada bab ini dikisahkan Dewannga teman Akta mempunyai senapan pribadi (Senpi).Hal ini bisa terjadi karena Dia anak orang terpandang. Masalah moral dan kekerasan sepertinya juga tidak luput dari perhatian penulis. Pada Bab 11, dikisahkan tentang ketiga teman Akta yang dikeluarkan dari sekolah karena terlibar kekerasan terhadap yunionya. Kebetulan korban adalah anak pejabat, sehingga nasib naas diterima oleh ketiga temannya tersebut.
Pada bagian berikutnya penulis juga menggambarkan bagaimana perasaan remaja ketika mendapati orang tuanya bercerai, di sini dikemukakan bahwa papa dan mamanya Seuz (teman Akta) mau bercerai. Perasaan Seuz yang tidak menentu sedikit terobati oleh nasihat Akta..nevel ditutu dengan kegalauan Seuz yang belum menemukan jati dirinya, suatu ketika mengikuti lomba grafiti dan berhasil, tahulah Dia bahwa dunia yang diisi dengan kegiatan positif ternyata mengasyikkan juga.

Diterbitkan di: 08 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mas , mssh ada kah buku ini dijual..? dan berapa harganya..? ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    jadi gimana mas,, saya dusuruh sekolah saya untuk cari novel tersebut apa masih ada buku itu..? 10 Desember 2012
  1. Jawaban  :    saya tidak tahu yang jelas buku tersebut ada di koleksi perpustakaan di sekolah saya, 07 Desember 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.