Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Heidi

oleh: SuhadiMukhan     Pengarang : Johanna Spyri
ª
 
Heidi adalah sebuah novel karangan Johanna Spyri. Kisah tentang seorang anak perempuan cerdas dan baik hati ini berlokasi di Swiss. Sampai hari ini, novel Heidi ini tetap laris di pasaran, meski telah lebih dari 100 tahun berlalu sejak novel ini pertama kali diterbitkan.

Membaca novel Heidi, anda akan dibawa bertamasya ke pegunungan Alpen di Swiss yang sangat indah. Johanna Spyri mendeskripsikan pegunungan Swiss itu dengan sangat memikat. Budaya dan kebiasaan orang-orang Swiss juga dengan sangat menawan dilukiskan.

Kisah Heidi dimulai ketika Heidi yang telah menjadi yatim piatu diantar oleh Dete, bibinya, kepada Kakek Alm yang tinggal di puncak gunung. Banyak orang-orang yang tinggal di kaki gunung meramalkan bahwa apa yang dilakukan Dete untuk Heidi bukanlah gagasan yang baik. Ini mengingat Kakek Alm bukan orang yang ramah, tidak suka anak kecil, dan tidak pernah bersosialisasi dengan orang lain.

Ternyata dugaan orang-orang yang tinggal di kaki gunung salah besar. Dengan kecerdasan dan hatinya yang hangat, Heidi telah membuat Kakek Alm menyayanginya. Tidak hanya itu, Heidi mampu membuat Kakek kembali mau bersosialisasi dengan orang-orang di kaki gunung. Kakek Alm berubah seratus delapan puluh derajat, ia kembali menjadi Alm yang dulu pernah dikenal orang-orang.

Kisah berlanjut ketika Heidi sudah sangat akrab dengan kehidupan Kakek Alm, Peter, kambing-kambing, angin gunung, dan bunga-bunga di tempatnya tinggal. Dete datang menjemput Heidi dan membawanya ke Frankfurt, di mana ia diminta menemani seorang anak kaya yang sakit-sakitan. Walaupun Heidi tidak suka kota Frankfurt, Heidi tetap berusaha menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Dan, sekali lagi, orang-orang yang mulanya tidak ramah padanya menjadi sangat menyanyanginya.

Diterbitkan di: 03 Mei, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Komentar Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.