Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kalau Tak Untung

oleh: sukarto     Pengarang : Selasih
ª
 
Kisah ini diawali dengan kehidupan Rasmini seorang gadis yang oleh orang tuanya diantar ketika berangkat dan pulang sekolah.Ibu Rasmini adalah sosok orangtua yang peduli pada anaknya.Walaupun kehidupannya jauh dari cukup ,namun anaknya harus tetap sekolah.Disekolah tersebut, ada seorang anak laki-laki bernama Masrul.Melihat Ibu Rasmini tiap hari mengantarkan anaknya,timbul niat baik Masrul untuk mengantarkan Rasmini ke sekolah.Keinginan Masrul disetujui oleh orang tua Rasmini,sehingga setiap hari mereka berangkat dan pulang sekolah bersama-sama.
Suatu ketika Rasmini dinyatakan lulus dari sekolah guru.Sedangkan Masrul diangkat menjadi seorang sekretaris di kota Paiman.Atas permintaan Masrul,Ramini diangkat menjadi guru di Koto Tuo.
Sementara itu sebelum berangkat, Masrul ke Paiman, Oleh ibunya Masrul hendak dikawinkan dengan seorang gadis pilihannya bernama Aminah,yang masih saudaranya sendiri. Masrul tidak mau,sebab Aminah seorang gadis yang tidak bias baca tulis, yang lebih penting bahwa bahwa Masrul sebenarnya mencintai Rasmini.Tetapi karena takut durhaka pada ibunya,maka Masrul mengatakan pada ibunya untuk menunda perkawinannya dua tahun lagi.
Setelah Masru pergi hubungannya dengan Rasmini dilakukan melalui surat menyurat.Salah satu isi surat Masrul kepada Rasmini adalah permintaan Masrul kepada Rasmini untuk mengajari Aminah,gadis pilihan ibunya.Sebenarnya berat bagi Rasmini melakukan hal tesebut,sebab Dia menaruh hati pada Masrul.Dengan hati berat dilakukan pekerjaan tersebut.
Di perantauan Masrul ditawari oleh seorang kepala sekolah, agar Masrul mau dijodohkan dengan anak gadisnya yang bernama Muslina.Dengan terpaksa akhirnya Masrul menerima permintaan tersebut.Tentang Muslina,sebelum Dia menikah dengan Masrul sudah bertunangan dengan seorang dokter. Karena orang tua pacar Muslina tidak setuju, maka pertunangan tersebut dibatalkan.
Perkawinan Masrul dan Muslina dikaruniai seorang anak. Dalam kehidupan rumah tangga tersebut kurang harmonis.Muslina adalah seorang perempuan yang lebih berkuasa,Masrul merasa bahwa sebagai laki-laki Dia lebih sering diperintah oleh istrinya. Puncaknya mereka tidak ada kecocokan akhirnya keduanya bercerai.
Ibu Masrul merasa senang ketika mendengar bahwa Masrul bercerai, maka Ia berniat untuk menjodohkan Masrul dengan Aminah, bahwa andaikan Masrul tidak suka dengan Aminah, ibunya juga setuju kalau Masrul kawin dengan Rasmini.
Setelah bercerai Masrul bekerja sebagi buruh yang penghasilannya kecil,untuk itu dia menolak untuk kawin dengan Rasmini. Karena malu menyampaikan tentang penghasilan yang kecil, maka Masrul beralasan tidak tidak mau kawin dengan Rasmini karena mantan Aminah ingin rujuk kembali.
Mendengar hal tersebut hati Rasmini terpukul, bahkan karena sedihnya itu Rasmini menderita sakit jantung. Apalgi ketika diketahui oleh Rasmini bahwa Masrul tidak mau menikah dengan dia hanya karena gajinya kecil. Penderitaan Rasmini tersebut berakibat fatal, sebab beberapa hari kemudian Rasmini meninggal dunia. Sebelum meninggal Rasmini menitipkan surat pada kakanya Dalipah untuk disampaikan kepada Masrul, apabila Dia dating.
Keesokan harinya sepeninggal Rasmini, Masrul pulang. Kepada Ibunya Dia bermaksud ke rumah Rasmini untuk meminangnya menjadi istrinya. Ketika mereka berdua kerumah Rasmini terkejutlah Dia karena di rumah Rasmini banyak orang yang sedang mengikuti selamatan meninggalnya Rasmini.
Begitu mengetahui kedatangan Masrul datang marahlah Dalipah. Dia menganggap bahwa meninggalnya Rasmini karena Masrul penyebabnya. Kemudian Dalipah memberikan surat titipan adiknya kepada Masrul. Betapa kecewanya Masrul ketika membaca surat tersebut. Dalam surat tersebut berisi permintaan bahwa Masrul diharapkan mencari gadis lain, karena dirinya sebentar lagi akan meninggal dunia.
Setelah membaca surat tersebut Masrul merasa kecewa dan bersedih hati.

Diterbitkan di: 15 Maret, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa adat kebiasaan dan etika moral Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    adat dan kebiasaan dan etika moral Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    adat dan kebiasaan juga etika moral dalam novel tersebut apa? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    resensi tentang pendidikan dan kesukaran hidup ??? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa adat dan kebiasaan yang ada di novel tersebut? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    APA ADAT,KEBIASAAN DAN ETIKA MORAL PADA NOVEL KALU TAK UNTUNG? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    1. Adat dan kebiasaan dalam novel kalau tak untung ? - adat? - kebiasaan ? 2. Etika moral dalam novel kalau tak untung ? ( 1 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    seperti dalam novel seangkatan kalau tak untung, adat masyarakat serta kebiasaan di sana berupa kawin paksa,artinya seorang gadis atau lelaki dijodohkan oleh orangtuanya. tokoh masrul menghormati ibunya,menolak gadis pilihan ibunya secara halus,dsb. 27 Oktober 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.