Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Novel & Novela>Kidung SHALAWAT ZAKI & ZULFA

Kidung SHALAWAT ZAKI & ZULFA

oleh: LilyHusain     Pengarang : Taufiqurrahman Al-Azizy
ª
 
Zaki Ahmad Rayhan atau Zaki dan Zulfa Khawla Zahra atau Zulfa adalah dua anak kiai yang memiliki dua pesantren yang berbeda. Kedua orang tua mereka adalah pendiri pesantren yang saling bersahabat. Kedekatan kedua kiai pemiliki pesantren ini, membuat keduanya saling menganggap satu sama lain sebagai saudara, dan untuk mempererat persaudaraan mereka, maka sebelum Zaki dan Zulfa dilahirkan, kedua kiai ini sudah menjodohkan mereka.

Zaki dan Zulfa belum pernah dipertemukan sebelumnya, namun tepat saat umur Zaki meginjak usia 22 tahun, Kiai Masduqi dan Kiai Ahmad telah merencanakan semuanya dengan sangat matang, sayangnya tepat pada waktu yang telah ditentukan Kiai Masduqi, nyai Halimah (istrinya), Zaki, Salma (adik angkat Zaki) dan beberapa santri yang hendak bersilaturahmi ke rumah Kiai Ahmad sekaligus ingin melamar Zulfa mendapat halangan dan akhirnya membatalkan niat mereka untuk bertandang ke rumah Kiai Ahmad.

Kiai Ahmad dan keluarganya sesungguhnya sangat merasa kecewa dengan keputusan keluarga Zaki yang membatalkan kedatangan mereka hanya karena mereka terhalang oleh kedatangan beberapa warga ke rumah Kiai Masduqi untuk menyampaikan permasalahan mereka. Yang oleh Kiai Ahmad dianggap sebagai alasan yang mengecewakan. Karena kecewanya Kiai Ahmad, maka dia mengatakan kepada Zaki untuk bersabar saja bila kiranya nanti Zulfa tak lagi ingin menerima perjodohan dengan Zaki, karena sesungguhnya ada orang lain yang juga menaruh hati pada Zulfa dan begitu dekat dengan keluarga Zulfa. Dan sesungguhnya ketidak hadiran keluarga Zaki sangat mengecewakan dan membuat Kiai Ahmad menyerahkan segala keputusan kepada anaknya yang bak bidadari wajahnya, Zulfa.

Meskipun pada akhirnya perjodohan itu tetap berlanjut dan Zaki dan Zulfa akhirnya bertunangan, pada saat itu justru terbukalah sebuah rasahasia. Bahwa sesungguhnya ayah Dimas, lelaki yang menyukai Zulfa sekaligus santri dari Kiai Ahmad ternyata adalah orang yang belakangan ini ingin menggusur rumah-rumah penduduk termasuk pesantren milik Kiai Masduqi, ayah Zaki. Dan Kia Ahmad meminta Kiai Masduqi dan keluarganya merelakan pesantren mereka untuk diratakan dengan tanah dan dibangun pertokoan sementara Kiai dan seluruh santrinya pindah ke pesantren Kiai Ahmad.

Ketegaran Kiai Masduqi dan keluarganya untuk mempertahankan Pesantren ternyata membuat Zaki akhirnya difitnah telah memperkosa salah satu santri dari Kiai Ahmad dan akhirnya Zaki dijebloskan ke Penjara. Zulfa yang parasnya secantik bidadari ternyata tak mampu untuk menahan amarhnya dan kebenciannya terhadap Zaki akhirnya memutuskan tali pertunangannya dengan Zaki dan menerima pinangan Dimas.

Di akhir cerita, diceritakan bahwa sampai dengan akhir cerita Zaki tak juga dapat membuktikan bahwa dirinya tak bersalah, dia dikeluarkan dari penjara karena telah mendapat jaminan dari santri-santri yang lain setelah kiai Masduqi meninggal dunia karena tertabrak mobil. Kidung Shalawat Zaki dan Zulfa ternyata tak cukup kuat dalam hati Zulfa dan membuatnya tak menjadi bidadari dalam hati dan dalam kehidupan Zaki. Zaki akhirnya diminta untuk menikah dengan Salma, seorang pelacur yang telah bertaubat dan diangkat anak oleh Kiai Masduqi dan Nyai Halimah

===

Cerita dalam novel ini sungguh sangatlah menyentuh dan sangat menginspirasi. Ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari novel ini, mengenai kehidupan, kesabaran dan keikhlasan. Untuk lebih terinspirasai lagi, saya sangat menyarankan novel ini dibaca oleh semua pencinta novel religi (pada khususnya) dan seluruh penggemar bacaan (pada umumnya).

Diterbitkan di: 15 Februari, 2011   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    Analisis unsur ektrinsik novel kidung sholawat zaki dan zulfa Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. ahmad saifuddin

    al safi

    saya sangat menyukai cerita ini aralagi kalau ada vidionya

    0 Nilai 04 Februari 2014
X

.