Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Gambar-gambar Cinta

oleh: eviez     Pengarang : Patricia Reilly Giff
ª
 
Gambar-gambar Cinta, begitulah judul buku Patricia Reilly Giff ini, Pictures of Hollis Woods, versi terjemahan Indonesia terbitan Kaifa. Buku ini meraih penghargaan Newberry Honor Book, Penghargaan buku remaja terbaik Amerika. Ternyata buku ini punya keunikan tersendiri. Dibalik bahasanya yang ringan dan sederhana, Giff berutur tentang kehidupan seorang anak perempuan yatim piatu bernama Hollis Woods yang menyebut dirinya sendiri si Gunung Masalah. Hollis yang keras, Hollis yang selalu kabur dan tak pernah awet tinggal di satu tempat, serta tak pernah henti membuat pusing pegurusnya di yayasan. Hollis yang mengacaukan semuanya...

Akan tetapi ada si Laki-laki Tua, Izzy, Steven, Josie Cahill dan kucingnya, Henry, yang sama sekali lain dari orang-orang lainnya di mata Hollis. Segelintir orang yang membuat Hollis nyaman tinggal, dan lebih dari itu.

Laki-laki Tua, Izzy, Steven, Gunung si laki-laki Tua, sungai, rumah di Branches... semua itu lekat terekam dalam kepala Hollis. Terlebih lagi, semua kenangan bersama mereka terekam di atas kertas. Ya, Hollis menggambar semuanya... dia seorang anak yang jago menggambar sebetulnya. Meski, kebanyakan orang tak memperlihatkan apresiasi yang bagus untuk Hollis yang bandel. Kecuali, tentu saja, mereka yang imajinya terus berputar2 di kepala Hollis.

Ada beberapa gambar potongan kenangan Hollis bersama orang2 yang dirindukannya. Setiap bagian/bab cerita perjalanan kehidupan Hollis diawali oleh cerita tersendiri tentang gambar-gambar kenangan itu. Hal ini menjadikan gaya bercerita menjadi unik. Kita akan tahu apa saja yang telah dialami Hollis bersama figur-figur itu bagian demi bagian, seiring dengan menyimak alur maju cerita.

Akan tetapi gambar-gambar Hollis bukan saja berarti kenangan. Gambar itu juga bahasa.

Sepanjang hidupnya, Hollis bertanya-tanya akankah ia masih bisa diperbaiki? Apakah ia akan layak menjadi bagian dari orang lain?

Nah, bagaimana si Gunung Masalah ini menemukan sesuatu yang berharga pada gambar yang dibuatnya sendiri, yang sebelumnya luput dari perhatiannya? Kisah yang sederhana, namun mengena. Baik sekali untuk menyadarkan kita tentang kasih sayang, terutama dari keluarga.

Diterbitkan di: 27 Agustus, 2008   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya mau tax,,,,,apakah orank yank mengkianati kita itu selamnya salah?? mohon dijawab yacghh ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    belum tentu qta harus introspeksi diri karena penghianatan bisa timbul dari diri qta sendiri 09 Oktober 2013
  1. Jawaban  :    Tidak. 05 Juni 2013
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    saya mau naya dong apakah cinta itu selalu manyakitkan ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    tidak ada cinta yang menyakitkankarena cinta itu suci dan penuh dengan kebahagiaan... apabila qta merasa tersakiti, itu bukan karena cinta tapi karena qta sebagai manusia yang tak mampu melawan nafsu.. 09 Oktober 2013
  1. Jawaban  :    Tidak selalu. Cinta itu sederhana tapi rumit, rumit tapi sederhana. Penuh misteri. Cinta yang sejati itu indah. Rasa sakit mungkin kerap ada, tapi cinta tak sesempit itu. Menyakitkan dan/atau membahagiakan, relatif. Terlalu banyak paradoks di dalamnya. 05 Juli 2011
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.