Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Pengertian Sastra Lama

oleh: sukarto     Pengarang : Nunung Yuli
ª
 
Secara tradisional yang dimaksud sastra lama Indonesia adalah sastra berbahasa nelayu yang berkembang dan tersebar di daerah yang berbahasa Melayu sampai sekitar abad XVIII.Dengan begitu, ada yang menyebutnya Sastra Melayu Lama.
Sastra melalyu lama itu dapat juga dipandang sebagai sastra lama Indonesia, mengingat :
1. Bahasa Indonesia tumbuh dan berkembang dari bahasa Melayu
2. Pertumbuhan sastra Indonesia memang bertitik tolak dari sastra Melayu Lama

Sebelum tahun 1500 boleh dikatakan Sastra Melayu lama itu hanya disampaikan secara lisan. Tersebarnya hanya dari mulut ke mulut.Hal itu terjadi karena masyarakatnya belum mengenal tulisan. Selanjutnya setelah tahun 1500, yaitu setelah pengenalan huruf Arab tersebar bersama-sama dengan masuknya agama Islam, mulailah penulisan sastra Melayu dengan huruf Arab. Oleh karena itu, sastra lama dapat dibedakan sebagai berikut :

1. Sastra Lisan
Sastra lisan adalah sastra yang tersebarnya dari mulut ke mulut karena pada waktu itu orang belum mengenal huruf.
Bentuk sastra lisan ada dua macam:
a. Sastra yang berupa mantra-mantra yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap roh-roh nenek moyang.Mantra-mantra itu diucapkan oleh seorang dukun yang bernama Pawang.
Contoh : Mantra bertanam padi.
b. Sastra yang berhubungan dengan dongeng-dongeng. Dongeng-dongeng
Itu diucapkan oleh seorang ahli cerita penghibur hati yang bernama penglipur lara.
Contoh : Dongeng-dongeng Kancil

3. Sastra Tulis
Sastra tulis adalah sastra yang tersebar secara tertulis karena orang sudah mengenal huruf. Dalam sastra tulis kuno terdapat bentuk sastra yang berasal dari sastra lisan.Sastra lisan itu karena tersebarnya turun-temurun, akhirnya tidak diketahui nama penggubahnya/pengarangnya.Setelah orang mengenal tulisan ,sastra yang mula-mula tersebar secara lisan itu pun dibukukan. Karya ini dibukukan tanpa dibubuhi nama penggubahnya.(anonim),misalnya Hikayat Hang Tua dan Cerita Pelanduk Jenaka.Ada juga sastra tulis kuno yang diketahui nama penggubahnya.Namun jumlahnya tidak banyak, misalnya Gurindam Dua Belas oleh Raja Ali Haji.

Pembagian Sastra Lama
Menurut bentuknya, terdapat sastra lama berbentuk puisi dan prosa. Berbagai bentuk puisi lama dan prosa lama sebagai berikut:
1. Puisi lama meliputi bidal,pantun,talibun,karmina,seloka,syair,dan gurindam
2. Bentuk prosa lama dibedakan dari isi dan susunan ceritanya,
a. Berdasarkan isinya,prosa lama meliputi dongeng (cerita jenaka,dongeng kepercayaan,legenda,mite,sage,fabel,parabel), cerita pelipur lara, hikayat, sejarah, epos,kitab-kitab yang berhubungan dengan raja-raja dan bangsawan serta agama islam.
b. Berdasarkan susunan ceritanya, terdapat cerita berbingkai.
Diterbitkan di: 12 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    apa contoh karmina/pantun kilat? Lihat semua
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    aspek penilaian prosa lam ( 2 Jawaban ) Lihat semua
  1. Jawaban  :    bisa jadi penilaian kelas,proyek,portofolio dst, sesuai keinginan dan tujuan yang hendak dicapai 20 September 2012
  1. Jawaban  :    aspek penilaian bergantung materi yang disajikan, membaca, menulis atau berbicara, jadi disesuaikan dengan KD nya 12 Agustus 2012
Terjemahkan Kirim Link Cetak
  1. 1. sultan airussia azzan

    sangat baik

    sy bangga pada semua pemuka karya

    1 Nilai 19 September 2012
X

.