Kitab Primbon
Betaljemur Adammakna, buah karya Harya Tjakraningrat mengungkap pula makna kedutan di sekitar tangan. Karena banyak menunjukkan kebenarannya, tak aneh bila kitab ini dulu kerap dijadikan pegangan masyarakat Jawa.
Makna kedutan di bagian:
- Tangan kanan atau kiri, pertanda kalau kita akan mendapatkan uang.
-
Epek-epek kanan, pertanda kalau kita akan mendapat uang.
-
Epek-epek kiri, pertanda kalau kita akan mendapat keuntungan dari jual beli.
- Lengan kanan, pertanda kalau kita akan dapat rejeki.
- Lengan kiri, pertanda kalau kita akan dapat uang.
- Sikut kanan, pertanda kalau hati kita menemukan sesuatu yang tidak mengenakkan.
- Sikut kiri, pertanda kalau kita akan mendapat kemarahan.
- Pergelangan tangan kiri, akan kinasihan (berkekasih) dengan orang yang agung.
- Pergelangan tangan kanan, akan mendapatkan wahyu yang baik.
- Jari manis tangan kanan, pertanda kalau kita akan mendapat uang.
- Jari manis tangan kiri, pertanda kalau kita akan mendapatkan wanita.
- Kelingking tangan kanan, akan disepupu orang.
- Kelingking tangan kiri, akan diterima orang lain.
- Sela-sela jemari tangan kanan, akan mendapatkan kesenangan.
- Sela-sela jemari tangan kiri, akan dikasihi orang besar.
- Jempol tangan kanan, akan mendapatkan pasangan yang baik.
- Jempol tangan kiri, akan mendapatkan jodoh..
- Jari telunjuk tangan kiri, akan mendapatkan sesuatu yang memalukan.
- Jari telunjuk tangan kanan, akan mendapatkan pekerjaan.
-
Panunggul tangan kanan, akan sakit.
-
Panunggul tangan kiri, akan susah.
Mengingat Kitab Primbon ini dalam berbahasa Jawa Kuno, dan bahasa Jawa seperti ini tidak dipergunakan sehari-hari, maka beberapa kata masih saya cantumkan sesuai aslinya karena saya kesulitan menemukan arti dalam bahasa Indonesia.
Jika melihat tahun penerbitannya-1977 dan ini pun sudah cetakan ke 35, bisa kita bayangkan kalau di jamannya, Kitab Primbon ini banyak yang berminat untuk memilikinya !
Kini dengan syiar agama yang semakin luas, kita pun tentu bisa bersikap bijak bukan dalam memaknai kedutan dan artinya !