Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Misteri & Thriller>Cerita Horor, Misteri Dibalik Goa Jepang

Cerita Horor, Misteri Dibalik Goa Jepang

oleh: chacaz    
ª
 
Pantai Lakey Sat, 07/16/2011 - 21:28 — Ozie Berita | Pariwisata Dompu (Global FM Lombok)-
Dibalik tenarnya pantai Lakey di
mata dunia sebagai tempat
berselancar terbaik kedua dunia,
setelah Hawaii America, ternyata
terdapat sebuah misteri yang terus diungkap. Di mana, sekitar
800 meter dari pantai Lakey,
terdapat sebuah goa
peninggalan Jepang. Goa Jepang
yang puluhan tahun ditemukan
seorang warga setempat itu, baru mulai digali tahun 2010 lalu.
Di mana, kondisi goa sudah
banyak yang tertutup batu-batu
besar dan sudah tertimbun akar
pohon-pohon besar. “ Saat ada TNI Manunggal Masuk
Desa (TMMD) tahun 2010 lalu,
dilakukan penggalian dan berhasil
dikelurkan sedikitnya 8 truk
batu-batu besar dari dalam goa.
Di dalam goa terlihat ada tangga sebanyak 69 buah, barak
senjata, gudang perbekalan dan
lainnya. Sebelum digali, goa itu
hanya berukuran kecil dan kita
membungkuk saat akan masuk.
Goa juga hanya satu jalur dan jalur itupun tertutup bongkahan
batu besar,” kata salah seorang
warga setempat, Mahmud,
kepada Reporter Global FM
Lombok, Sabtu (16/7).
Dari pengakuan orang tua terdahulu yang juga pernah
mengerjakan pembuatan goa
Jepang tersebut, di dalam goa
ada kamar komendan, kamar
staff, kamar prajurit yang luas
dan beberapa kamar pertahanan. Disebutkan juga,
dahulu jalur ke dalam goa, dilalui
truk dan kendaraan roda empat.
Tapi jalur dalam goa saat
ditemukan sangat kecil, sehingga
perlu dilakukan penggalian lebih banyak dari kalangan archeology.
Selain itu, kamar-kamar tersebut
belum ditemukan, karena jalur
goa tertutup bebatuan.
Bukit di Dusun Ncangga Desa
Hu’u Kecematan Hu’u Dompu itu, dijadikan sebagai benteng
pertahanan Jepang. Dari atas
goa ditemukan pos pengintaian
yang menghadap ke laut. Sebab,
pantai Lakey diperkirakan
menjadi tempat pelabuhan tentara Jepang dan tempat
pengiriman rempah-rempah,
makanan dan persenjataan. Saat
ditemukan goa Jepang itu, tidak
sedikit masyarakat yang
melakukan penggalian dan menjarah, karena diduga
terdapat harta karun yang
ditinggalkan tentara Jepang.
Pernah juga lanjutnya,
ditemukan seorang wisatawan
asal Jepang yang membawa sebuah peta dan menelusuri goa
Jepang. Diduga peta itu berasal
dari pemberian pejabat atau
mantan tentara Jepang yang
sudah meninggal. Kemungkinan
juga peta itu menunjukkan lokasi dimana harta karun yang
ditinggalkan tentara Jepang.
Memang berbagai misteri dari
kumpulan cerita-cerita orang tua
dulu tentang keberadaan goa
Jepang perlu ditelusuri pemerintah atau pihak terkait
lainnya.
“ Kita tidak boleh bangga, di
daerah kita ditemukan goa
Jepang. Sebab, dibalik goa
Jepang, ada cerita dan pengorbanan rakyat atau nenek
moyang kita yang
dipekerjapaksakan untuk
membuat goa Jepang itu. Kita
tidak tahu berapa nyawa dari
nenek moyang kita yang menjadi korban. Tapi dengan ditemukan
dan digali keberadaan goa
Jepang itu, kita bisa menapak
tilas sejarah, kemudian
menghormati dan mengenang
perjuangan para pejuang bangsa,” tegasnya.
Ke depan, goa Jepang perlu
ditata menjadi sebuah obyek
wisata, selain pantai Lakey. Bisa
saja menjadi obyek wisata out
bond yang menantang dan perlu ditakar beberapa ekor kijang
sebagai icon dari NTB. Goa
Jepang juga perlu diperkenalkan
kepada para siswa, baik
pramuka, kemah bhakti dan
pelajaran luar sekolah, sehingga mengenal sejarah goa Jepang di
daerahnya. Pada gilirannya, para
guide juga perlu dipersiapkan
untuk bisa menjelaskan secara
mendetail keberadaan goa
Jepang kepada setiap wisatawan yang datang untuk berkunjung.
Diterbitkan di: 06 Agustus, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.