Dan Brown hanya memiliki satu novel yang sangat menarik untuk di baca yakni The Da Vinci Code. Semakin jauh novelnya bercerita semakin kurang menarik jalan ceritanya. Dan Brown hampir dalam setiap cerita novel bergaya detektif ini menceritakan tentang persahabatan rahasia mason kuno. Deskripsi ceritanya yang panjang dan bertele-tele hanya membingungkan saya sebagai pembaca. The Lost Symbol memang bagus di cerita pembukanya, namun tidak begitu ketika mendekati pertengahan ke belakang. Rasa bosan menyeruak terutama deskripsinya mengenai rahasia dan ritual mason kuno yang melibatkan para pejabat-pejabat pemerintah AS. Hal yang lain yang membuat cerita ini mebosankan, mohon maaf sebelumnya yakni mengenai keagamaan.
Pemutar balikan fakta mengenai kepercayaan orang pada sebuah agama bisa di goyahkan oleh jalan ceritanya, walaupun Dan Brown menulisnya dalam buku bahwa itu adalah sebuah fakta yang merupakan hasil investigasinya. Selain itu, jika di lihat ceritanya memang lebih terkesan bercita rasa lokal yakni Amerika Serikat itu sendiri sehingga kalau bisa di bilang kurang menarik untuk pembaca mancanegara yang tinggal di Luar Amerika Serikat. Pertama, lokasi yang di gambarkannya juga cukup membingungkan karena tidak ada gambaran mengenai tempatnya. Kedua, istilah teknis yang terlalu panjang dan ketiga, ceritanya terlalu ke kanak-kanakan. Secara keseluruhan saya kurang menyarankan kecuali mereka yang senang sekali dengan cerita misteri-detektif , mungkin cerita ini cocok.