Mengungkap Kekaburan Misi dan Tujuan Dalam Organisasi Non Profit
Summary rating: 3 stars
2 Tinjauan
Kunjungan:
103
kata:
300
Diterbitkan di: Januari 26, 2008
Ini adalah iya terjadi, meski tak urung sedikit kurang bernyali untuk mengeneralisasi. Sebagian organisasi non profit sengaja mengaburkan misi dan tujuan keberadaannya. Dan ss…sst disini diam-diam akan kita ungkap mengapa demikian ? Mengapa demikian ? karena pimpinan enggan turun tahta jabatan. Seperti halnya pada organisasi pemerintahan, pada organisasi non profit bongkar pasang pimpinan tertinggi banyak dilakukan. Bongkar pasang berdampak pada lahirnya jabang bayi peraturan-peraturan dan kebijakan baru yang secara politis terkadang dipandang lebih bijak untuk tidak mempunyai misi dan tujuan yang jelas. Mengapa misi dan tujuan pun dikaburkan ? karena tidak jelasnya hubungan antara pengguna dan klien dengan resource contributor. Dalam hal terjadi begitu seringkali perumusan misi kurang berjalan semestinya. Mereka tidak memiliki waktu yang cukup, konsentrasi tidak terfokus, belum lagi plus kehadiran diantara resource contributor yang kurang memiliki kualifikasi dapat merumuskan misi. Lantas, dari karena para pengguna atau klien tidak terlalu banyak andil dalam perumusan misi maka perumus misi pun tidak terdesak berusaha memikirkan tujuh keliling berputar-putar tentang misi yang kemudian turun pada tujuan. Akibatnya misi dan tujuan organisasi adalah kabur. Terpikir dan terasakan selain karena yang telah dikemukakan organisasi non profit pun terkadang full terlibat dalam service delivery yang outputnya abstrak serta sukar diukur dimana tidak terlupakan hal itu dapat dilakukan. Kembali yang belum dapat dilakukan adalah mengeneralisasi semua organisasi non profit. Mengapa demikian ? aduch ampun tuan nyonya biaya penelitiannya besar.