Plus Minus Conversion Of Fund Approach
Summary rating: 4 stars
1 Tinjauan
Kunjungan:
62
kata:
300
Diterbitkan di: Januari 10, 2008
Conversion of fund merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam manajemen aktiva pasiva. Terutama digunakan untuk memecahkan persoalan dilemma likuiditas profitabilitas yang dikenal luas sejak tahun 1950-an. Intinya dalah tidak realistis memandang total pasiva sebagai sumber dana tunggal. Mengapa ? ternyata setiap dana memiliki dan melekat dalam dirinya karakter tertentu seperti waktu, cara penarikan, tingkat bunga atau ketentuan cadangan wajib. Karakter sumber dana dipertimbangkan dalam conversion of funds. Seperti deposito berjangka, tabungan dan obligasi yang berputar relative lambat dialokasikan untuk jenis aktiva jangka panjang.
Teliti demi teliti, pikir demi pikir berulang conversion of funds approach terbungkus kelemahan. Jumlah likuiditas berbasis perkiraan atas perputaran simpanan sehingga profitabuilitas dapat berkurang karena kelebihan perkiraan kebutuhan. Selain itu portfolio kredit diperlakukan tidak likuid dan seterusnya keputusan tentang manajemen aktiva pasiva dibuat secara independent. Tetapi walau demikian adalah benar conversion of fund approach mengalihkan focus tekanan likuiditas kepada profitabilitas. Ini berarti menjadikan jumlah rata-rata cadangan likuiditas mengalami penurunan sehingga alokasi lebih besar pada distribusi kredit atau investasi surat-surat berharga high profitability. Pendek kata conversioan of funds approach menyeret mampu likuiditas pada profitabilitas.