Berdasarkan teori
antisipasi pendapatan, bank layak memberikan kredit jangka panjang yang pelunasannya dijadwalkan sesuai dengan ketetapan waktu. Jadwal pembayaran
dalam bentuk angsuran pokok dan bunga
akan menajdi supplier arus kas secara teratur dan akhirnya kebutuhan
likuiditas pun terpenuhi. Pada dasarnya teori ini, tidak pernah menolak argumentasi commercial loan theory maupun shiftability theory melainkan menambahkan seyogyanya tidak hanya memperhatikan aktiva lancar tetapi adalah penting membuat antisipasi atas uang kas atau likuiditas yang hendak masuk.
Teori antisipasi
pendapatan mengutamakan likuiditas dalam arti dinamis. Ini berarti bank dapat mengantisipasi kewajiban segera tiba dan memprediksikan alat-alat lancar yang akan masuk. Bank dilengkapi sistem informasi manajemen yang memadai agar dapat menyusun rencana yang memadai pula. Perencanaan mudah dalam kondisi perekonomian makro stabil. Dengan demikian terungkap teori antisipasi pendapatan menyadari benar akan perkembangan ekonomi dan jenis-jenis
pinjaman tertentu lebih berkembang dari pada jenis-jenis pinjaman lainnya. Seperti pinjaman produktif dalam perekonomian kian tumbuh cenderung lebih berkembang ketimbang pinjaman konsumtif. Singkatnya, teori antisipasi pendapatan menjadi dasar eksistensi pinjaman jangka panjang. Iya, kredit jangka panjang.
Resensi lain tentang Teori Antisipasi Pendapatan