Begitu tegas dan jelas
organisasi dibedakan ke dalam
dua jenis, yaitu: organisasi profit atau organisasi non profit. Ketegasan pembagian yang
dapat diamati sekarang dalam kenyataannya mengalami kekaburan. Organisasi non profit mengendap-ngendap memetik keuntungan dan organisasi profit pun bertopeng non profit
untuk memperbesar keuntungannya. Berdasarkan kenyataan tersebut, tulisan ini
tidak bermaksud mendiskreditkan pihak yang melakukannya melainkan mengkaji secara ringkas
mengapa bisa sampai demikian? Organisasi dapat dibedakan secara rasional tentu mengandung perbedaan. Organisasi profit diorientasikan untuk mencapai profit. Sedangkan semua strategi maupun operasional organisasi non profit
sama sekali tidak untuk memperoleh profit. Hal tersebut,
memberikan penalaran apa yang untuk organisasi profit tidak dapat diperuntukkan kepada organisasi non profit. Namun, dalam keberadaannya hampir terlupa bukankah sama-sama organisasi. Ini berarti, titik persamaan dapat dapat dijadikan sebagai fondasi transfer
konsep yang diadaftasikan sesuai dengan karakteristik khas masing-masing organisasi.
Salah satu fondasi transfer konsep ialah persamaan sebagai organisasi. Lebih jelasnya organisasi tidak lain obyek berbagai sudut pandang dimana disini dipandang dari dimensi fungsi keberadaannya. Semua organisasi hadir tidak lain untuk melayani obyek sasaran. Jadi, pada prinsipnya organisasi berfungsi memberikan pelayanan. Karena sama-sama memberikan pelayanan, maka berbagai konsep strategi termasuk menajemen stratejik, keputusan startejik, dan perencanaan stratejik dapat saling ditransferkan untuk kemudian terjadi modifikasi berbasis karakteristik organisasi tersendiri. Tampak dan rasanya transfer konsep antar organisasi profit dengan organisasi non profit yang lantas dimodifikasi memberikan peluang besar keberhasilan organisasi. Meskipun demikian, dipahami kepastiannya memerlukan penelitian.
Andai Tesy kita anggap sebagai organisasi profit berapa besar pendapatan dia dari berperan sebagai seorang wanita bahkan penonton pun merasa puas tertawa terbahak-bahak. Organisasi profit nyatanya berada dalam suatu lingkungan sosial sehingga harus memperhatikan etika atau tanggung jawab sosial demikian pula organisasi non profit menjadi dewasa dengan cara menerima transfer dari organisasi profit.
Resensi lain tentang Fondasi Transfer Konsep Antar Organisasi