Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Humor>Lolucon Part II

Lolucon Part II

oleh: Linandi     Pengarang : Vilodii
ª
 
SEPAK BOLA UDARA
Ada 26 orang gila, mereka mau di uji kesehatan mentalnya di Amerika. Mereka diangkut pake pesawat Hercules yang besar! Saat di udara, orang² gila itu berisik karena bermain bola di dalam pesawat.

Sang kapten marah dan menyuruh co-pilot untuk menenangkan mereka.

“Hoi! Berisik banget sih! Jangan maen bola di dalam pesawat dong!!!” bentak co-pilot kepada orang² gila tersebut.

Akhirnya situasi menjadi tenang. Tapi lama²… si kapten curiga karena situasinya terlalu tenang. Dia menyuruh lagi co-pilotnya untuk cek ke belakang. Ketika co-pilot datang, dia kaget setengah Modhyaarr.!! (baca: setengah mati). Orang gilanya tinggal 4 orang!!!

“Hei, kalian! Koq tinggal ber-4? Yang lain ke mana?” tanya sang co-pilot.

“Abisnya ga boleh maen bola di dalem kapal sih. Mereka jadi main bola di luar.” jawab salah satu orang gila.

“HAH?! Terus, kalian kenapa bisa ada di dalam?” tanya sang co-pilot keheranan.

“Kan kita pemain cadangan…” jawabnya dengan santai..!!

BIAR CEPET KERING
Di sebuah rumah sakit jiwa terdapatlah 2 orang gila namanya Beji dan Bejo. Si Beji orangnya agak waras-waras ‘dikit’ sedangkan Bejo memang gila dari sananya dan nggak bakalan waras. Pada suatu hari si Beji yang tidak bisa berenang kecebur kedalam kolam dekat rumah sakit. Dalam keadaan panik itu datanglah si Bejo menyelamatkan si Beji. Sore harinya dokter memanggil Beji untuk ditanyai mengenai perkembangan jiwanya.

Dokter: “Suster apakah kamu lihat Beji?”

Suster: “Tidak, dok!”

Dokter: “Bejo, apakah kamu lihat Beji?”

Bejo : “Liat, dok! Orangnya ada di kamar saya.”

Setibanya di kamar Bejo, si dokter kaget bukan kepalang (kepalong kali ya..??) dokter melihat bahwa Beji sudah meninggal dalam keadaan lehernya tergantung, terus si dokter bertanya kepada Bejo.

Dokter: “Bejo, kenapa Beji??”

Bejo : “Oh, begini Dok.., kan si Beji kecebur kolam, terus saya selametin, lalu saya gantung di kamar saya dok, kan biar cepet kering…!!”

Dokter: “??!!??”
Diterbitkan di: 10 Juli, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.