Dunia roh tidak ketinggalan zaman. Diberikan nama-nama baru ilmiah keren , medis, terapi. Digeborkan juga sebagai pengobatan
alternatif. Malahan di iklankan dengan marketing masa kini.
Orang kantoran disuruh bertapa, ya tak kena. Disuruh yoga, ya kayak seni dan kesehatan dan nyambung.Yoga cenderung urusan pikiran daripada soal olah tubuh seperti berlari.
Jin juga mengikuti perkembangan. Bukan di gosok-gosok kayak lampu wasiat lagi. Sudah kenal duit. Diiklankan. Bahkan dijual dengan harga bermacam-macam sesuai jenis jin yang bermacam-macam pula.
Rumahya wangi pandan, seluruh ruangan wangi alias hadir peri. Bukan peri kayak model barat yakni gadis imut-imut bersayap.seperti kunang-kunang. Namun bisa berbentuk gadis dewasa berambut panjang tiba-tiba berkelebat kabur pergi bila hadir orang yang tak disuka olehnya.
Memang jin-jin ada di mana-mana. Hotel, kasino, tempat hiburan malam, tempat maksiat bahkan di mal-mal. Tempat-tempat seperti itu, sering dengan sengaja "dipelihara" oleh pemiliknya untuk melariskan usahanya.
"Janganlah mereka mempersembahkan lagi korban mereka kepada jin-jin, sebab menyembah jin-jin itu adalah zinah ..." Imamat 17:7
Dunia arwah bukanlah manusia yang pernah mati kemudian gentayangan dan masuk ke jelangkung misalnya atau lagi mimpi dan didatangi leluhur umpamanya.
Lahir dalam Tuhan maka ada malaikat yang menjaga dia. Tapi ada juga setan mengikuti dia, bukan untuk menjaga namun untuk menjebak supaya berbuat jahat.
Kelak kalau orang itu mati setan nya tidak ikut mati dan dialah datang bila keluarga almarhum mau kontak dengan almarhum. Jadi kenal betul dengan almarhum. Cara ngomongnya, kesukaannya yang cenderung mempesona keluarga.yang menghubungi almarhum. Itulah salah satu keakhlian iblis.
Jin ada juga menempati tempat tertentu. Seperti pohon beringin yang rimbun. Genderuwo misalnya. Tempat angker lainnya seperti gadis di bunuh atau kecelakaan pada satu tempat. Ada darah tercecer di tempat itu setan yang menggikuti orang itu lah, kadang-kadang nogol di tempat itu.
Seperti di tulis dalam kitab Ayub, tanpa sepengetahuan dan seizin Allah tidak ada satu pun yang dapat menggangu rumah Anda. Kecuali Anda sendiri membawa hal najis atau barang kekejian (
jimat atau
susuk) ke rumah. Anda bebas memilih, mau taat kepada Allah dan mendapat berkat atau memberontak kepada Allah dan mendapat kutuk.
Gimut Jak 31082009