Semua Ingin (Terlihat) Cantik (judul buku: Play With Beauty)
Summary rating: 2 stars
3 Tinjauan
Kunjungan:
230
kata:
600
Diterbitkan di: Nopember 06, 2007
TAK ada perempuan yang tak ingin tampil cantik dan elegan. Sebagai makhluk yang ingin
selalu sedap dipandang, aneka usaha dilakukan agar bisa tampil prima. Namun, setiap orang
memiliki cara-cara tersendiri dalam upaya menjadi cantik.
Apakah cantik identik dengan postur tubuh tertentu, warna kulit tertentu, bentuk wajah
tertentu? Tentu tidak. Ada definisi tersendiri bagi setiap perempuan. Cantik bisa saja
muncul dari perasaan sendiri yang merasa nyaman, berada di tempat yang tepat, momen yang
tepat, dan suasana yang tepat.
Bisa juga cantik yang menimbulkan kompetisi untuk berdandan agar terlihat lebih dari
perempuan lain. Ternyata berdandan seperti itu alias berdandan bukan untuk diri sendiri
menimbulkan kelelahan. Jika mundur sejenak dari ”keriuhan” kompetisi semacam
itu, akan muncul keinginan merawat diri untuk diri sendiri, bukan untuk kompetisi.
Akhirnya muncul kesadaran berolah raga secara teratur, banyak makan sayuran, minum air
putih. Dengan tubuh yang bugar, kecantikan alami pun muncul dengan sendirinya.
Soal rambut juga bisa menjadi masalah jika disikapi dengan negatif. Namun, apa pun
jenis rambut dan bentuknya, jika pandai merawat dan menatanya, mahkota tersebut akan
memberikan tampilan oke yang menunjang penampilan secara keseluruhan.
Bisa juga perempuan yang tidak pandai dandan memanfaatkan masukan dari rekan-rekan atau
kerabatnya, meniru untuk kemudian dikreasikan sendiri untuk mendapatkan tampilan yang pas.
Atau bisa memanfaatkan jasa konsultan kecantikan yang banyak tersebar di pusat pertokoan.
Ketelitian saat berbelanja juga memengaruhi upaya untuk tampil cantik. Misalnya, asal
membeli alat-alat kecantikan yang ternyata justru tidak memberikan efek bagus pada
tampilan diri, atau malas untuk mencoba pakaian yang dibeli, sehingga saat dipakai
ternyata kekecilan atau ada bagian yang rusak.
**
Setidaknya buku ”Play With Beauty” bisa memberikan inspirasi bagi perempuan
untuk bisa tampil cantik. Buku yang terbagi dalam lima bab ini menyajikan kisah-kisah
singkat 55 perempuan dari berbagai profesi dan usia. Mulai dari ibu rumah tangga,
mahasiswa, model, pengusaha, karyawan, guru, wartawan, pelajar hingga penulis berbagi
kisah mengenai cantik dan kecantikan.
Mereka berbagi cerita mengenai usaha untuk langsing, hidup cara sehat, pilihan busana,
cara berdandan, mensyukuri nikmat Tuhan, kreativitas memadu padankan pakaian, berusaha
menyenangkan suami dan anak, merawat diri, pilihan kosmetika, dan lain-lain.
Sayangnya, buku yang merupakan pelengkap satu produk sabun mandi ini teras kering
dengan minimnya foto. Terlalu dominan tulisan membuat mata lelah, karena tidak bisa
”bermain-main dengan (yang) cantik”.
Andaikata setiap penulis ditampilkan wajahnya, tentunya akan ada perbandingan apa yang
ditulisnya dengan tampilannya. Walaupun begitu, setidaknya puluhan penulis ini telah
berbagi pengalaman dalam mensyukuri, menghargai, dan menampilkan kecantikan mereka yang
khas dan unik. Tak ada sama dalam hidup ini, dan setiap perempuan adalah sosok yang unik
bagi dirinya.Judul Buku : Play With Beauty
Penyusun : Anitya Rustami
Penyunting : Ida Ayu Maruti
Penerbit : Kawan Pustaka, Jakarta, I, 2007
Tebal : 146 halaman