Selama ada keyakinan hidup akan selalu berjalan semau kita. Takkan ada yang pernah tahu masalah apa yang akan timbul
tapi kita bisa tahu bagaimana akhirnya dikarenakan hidup ada ditangan kita. Allah selalu ada dibalik prasangka hambanya jadi bila ingin semua membaik percaya Allah akan selalu membantu kita. Belajarlah untuk percaya hatimu(jantung) dan Allah. Jangan selalu menggunakan pikiran karena ia hanya akan menekan kita dengan nafsu belaka.
Allah akan selalu menguji hambanya karena ia ingin menguji seberapa dekat hambanya dengan Dia. Jaqdi beruntunglah orang orang yang selalu diberi cobaan dan hati yang luas yang selalu bersyukur dan lapang dalam menyelesaikan masalah.
Hidup kita tak jauh dari masalah. Hidup bagaikan kita sedang menyetir mobil. Kita tidak tahu kondisi diluar seperti apa, kita tak pernah tahu apa yang akan kejadian diluar tetapi semua tergantung kita. Setir ada ditangan kita. Mau kita gas, jalan berlahan atau kita rem. Semua tergantung kita jadi sebenarnya hidup kita adalah pilihan. Bukan tergantung dengan keadaan yang diluar.
Janganlah pernah menyalahkan lingkungan karena semuanya sebenarnya kesalah ada pada diri kita dan juga jangan pernah kita sepenuhnya mendengar kata kata orang yang menyangkut hidup kita dan bisa mengganggu hidup kita karena dia gakkan mungkin mau membantu kita disaat kita sedang dalam kesulitan dan dia juga gakkan bertanggung jawab dengan hidup kita. Kitalah yang menentukan, kitalah yang bertanggung jawab dan kita juga lah yang akan menentukan dan menolaong hidup kita bukan orang lain.
Ingatlah impian mu dan impianmu bukanlah sekedar keiinginan. Jangan sampai impianmu mati. Tahukah kamu? Orang tua bagaikan sebuah lilin yang selalu menerangin dan menghangati dan tanpa sadar dan tanpa kita ketahui dia membakar dirinya sendiri. Kita tak pernah tahu kapan lilin itu akan mati karena semua tergantung waktu. Maka berlombalah dengan waktu agar kita tak melihat lilin itu mati disaat kita sedang berjuang tetapi disaat kita skuses dan dapat membahagiakannya dengan mua keinginannya.
Ingatlah semakin kamu menunda pekerjaan semakin kamu menunda kesuksesanmu dan itu akan sangat menyakitkanmu. Teruslah percaya pada dirimu sendiri. Lakukanlah apapun itu selama hatimu massih ikhlas dan yakin. Pernah kah kau melihat pohon? Semakin ia tinggi semakin deras angin yang menerpa tapi pohn itu semakin kelihatan kokoh, maka jadikanlah dirimu bagaikan pohon tersebut semakin banyak maslah dirimu kamu semakin kuat dan kokoh dengan masalah tersebut.
Jangan pernah kau lupakan kata kata dan nasehat yang pernah engkau dapat karena itu akan menjadi bekal dalam tiap masalahmu. Teruslah menjadi pendengar yang baik. Apa salahnya sih mendengar? Karena bila kita ihlas mendengar kita akan mendapatkan banyak pelajaran disana.
Janganlah pernah melihat orang lain seberapa ia bisa dan seberapa ia tidak bisa karena kita beda dengan orang lain, kita mempunyai kemampuan diri sendiri. Kemampuan kita buak kemampuan orang lain. Kemampuan kita bisa melebihi orang lain. Ingatlah itu.
Jangan lah pernah mengeluh dalam melakukan segala hal. Karena orangtua kita tidak pernah megeluh dalam membantumu sukses. Jangan pernah malas karena orangtuamu sedang membanting tulang. Jangan pernag menangis karena mamamu selalu tersenyum dekatmu. Jangan pernah menghitung karena orangtuamu tak pernah menghitung apa yang telah ia beri padamu.