• Daftarkan diri
  • ‎Apakah Shvoong itu?‎
  • Masuk
    Masuk
    Ingat user ID ini. Lupa password anda?

Buat rangkuman pengetahuan manusia di Shvoong.

.

Halaman Utama Shvoong>Buku>Buku Petunjuk, Pedoman Penggunaan & Manual>Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis

.

Assikalaibineng, Kitab Persetubuhan Bugis

oleh : ishak_zainal    

Pengarang : Muhlis Hadrawi

  Tulisan ini diperuntukkan bagi mereka yang telah  berkeluarga. Bukan bagi mereka yang menggunakan

sperma (air mani) dari hasil persetubuhan di luar nikah. Semua itu cara itu tiada manfaatnya. Hubungan suami istri sangat sakral. 
    Dalam tulisan sebelumnya diulas masalah tata karma berhubungan berdasarkan kitab bugis.  Kali ini penulis melanjutkan tulisan kasiat air mani untuk membuat awet muda. 
    Hingga kini, masyarakat bugis masih memiliki pemahaman bahwa air mani memiliki khasiat sebagai bahan awet muda. Bahkan pengetahuan medis pun membenarkan air mani mengandung zat istimewa yang berfungsi sebagai nutrisi bagi kulit. 
    Tata cara pembasuhan air mani (sperma), setelah berhubungan, yaitu sang suami mengambil air mani menggunakan jari tengah dari farji istri. Ia kemudian meletakkan di telapak tangannya. Setelah itu mengambil air liur dari langit-langit (mulut) yang disebut sumur Qalkautsar. Kedua campuran ini diaduk di telapak tangganya.
Sebelum mengusapkan ke tubuh istrinya, membaca doa dan mantra.
Bagian tubuh yang diusap yaitu pada
1. Ubun-ubun
2. Perantara Alis
3. Hidung
4. Pangkal tenggorokan
5. Pusar
6. Paha
7. wajah
8. Tubuh hingga batas pusar
Adapun untuk suami, yaitu mengambil air mani yang tersisa di batang zakarnya untuk awet muda bagi dirinya sendiri.
Catatan : klik  ishak_zainal, untuk melihat tulisan yang berkaitan di atas sebelumnya. Jangan lupa memberi nilai.


Diterbitkan di: April 11, 2009
Mohon ringkasan ini dinilai : 1 2 3 4 5

Bookmark & share this post

.