Hingga
saat ini mempelajari
bahasa assembly merupakan tantangan tersendiri
bagi penggemar bahasa
pemrograman komputer. Hal ini karena bahasa assembly merupakan bahasa pemrograman arus bawah, yaitu sangat dekat
dengan bahasa mesin sendiri. <
br> Bagi penggemar bahasa assembly, menemukan sebuah buku panduan yang komprehensif dan dapat diandalkan adalah sebuah anugerah, karena menulis mengenai bahasa assembly bukanlah sebuah pilihan populer. Bahkan perusahaan software raksasa seperti Microsoft&
reg; pun akhirnya tidak memilih untuk memasukkan MASM™ (Microsoft® Micro Assembler) sebagai bagian dari keluarga besar Microsoft® Visual Studio™, sehingga kemajuan yang dicapai bagi perkembangan software tersebut juga praktis tidak ada lagi. Akhirnya saat ini proyek pengembangan MASM™ ditangani pihak lain, dan sesuai dengan perkembangan perangkat keras, diberi tambahan di belakang singkatan nama proyek tersebut, yaitu menjadi MASM32™.
Buku Tuntunan Praktis Pemrograman Bahasa Assembly ini adalah salah satu buku panduan yang cukup lengkap dan terperinci bagi Anda yang ingin mempelajari bahasa assembly. Buku ini disusun berdasakan pengajaran mata kuliah FI 498 Mikroprosesor sejak tahun 1983, di Jurusan Fisika, FMIPA, ITB, tempat penulis mengajar.
Menggunakan sintaks INTEL® yang mudah dipahami (berbeda denan sintaks AT&T yang saya gunakan dalam contoh pemrograman assembly dalam Linux), buku ini masih menggunakan MASM™ atau TASM™ (Turbo Assembler, milik Borland® International) versi lama yang berbasis 16 bit, namun demikian Anda dapat menyesuaikan nama-nama register untuk mesin 32 bit yang masih menguasai pasar sampai saat ini dengan mudah.
Bersama abstrak ini saya menyertakan link yang bermanfaat untuk mendownload MASM32™ dari website resminya, sekiranya Anda lebih tertarik untuk memakai versi yang baru sesuai dengan kebutuhan saat ini.
Penerbit: PT. Elex Media Komputindo (Anggota IKAPI).
Kelompok Gramedia.
Jl. Palmerah Selatan 22.
Jakarta 10270.
Resensi lain tentang Tuntunan Praktis Pemrograman Bahasa Assembly