"
Siapa Yesus Kristus?"<
BR>Pertanyaan
tersebut ternyata bukan hanya menyibukkan
orang-orang Kristiani untuk berusaha menemukan jawaban yang tepat, tetapi juga semua orang yang beragama. Atau bahkan juga mereka yang tidak memeluk salah satu agama pun.
Tokoh Yesus
dari Nazaret yang oleh orang-orang Kristiani diakui sebagai Kristus
dalam kenyataannya merupakan tokoh yang tidak pernah selesai dibicarakan oleh manusia sepanjang sejarah sejak kehadiranNya di dunia ini lebih dari 2000
tahun yang lalu.
Yesus Kristus ada dan pernah dilahirkan manusia, itu tak dapat disangkal. Dan menurut orang-orang Kristiani Ia bukan sembarang orang. Mengapa orang-orang Kristiani berpendapat demikian? Karena memang demikianlah keyakinan orang yang mengenal Yesus dari dekat. Lalu bagaimanakah orang dapat mengenal Yesus dari dekat kalau bertemu denganNya saja tidak pernah?
Tentunya keyakinan tersebut diperoleh dari orang-orang yang dipercaya pernah mengenal Yesus dari dekat, sesuai dengan kesaksian yang diberikan oleh GerejaNya turun-temurun, dari generasi ke generasi. Keyakinan tersebut telah dituangkan dalam berbagai-bagai tulisan yang disimpan baik-baik sebagai dokumen Gereja, dan beberapa bagian di antaranya disepakati sebagai bagian dari Kitab Suci yang disebut Perjanjian
Baru.
Kesaksian-kesaksian yang tertulis tersebut bagi orang-orang Kristiani modern tetap menjadi sumber inspirasi pokok dalam perjalanan hidup mereka untuk semakin mengenal siapakah sebenarnya Yesus Kristus. Jadi jawaban atas pertanyaan tersebut seharusnya adalah sebuah pertanyaan yang baru, yakni " Siapakah Yesus Kristus menurut Kitab Suci Perjanjian Baru ?".
Romo Tom Jacobs SJ, yang lahir di Negeri Belanda 13 Juli 1929 adalah dosen teologi pada IKIP Sanata Dharma, jurusan Filsafat-Teologi, dan Sekolah Tinggi Kateketik ''Pradnyawidya'' Yogyakarta. Ia datang ke Indonesia sebagai novis Serikat Yesuit pada tanggal 12 September 1949 dan ditahbiskan menjadi imam di Yogyakarta pada tahun 1959. Setelah dua tahun mengajar teologi, ia tinggal di Roma dari tahun 1963 sampai 1966 untuk menyelesaikan dan meraih gelar doktor teologi dari Universitas Gregoriana dan sarjana Kitab Suci pada Institut Biblicum.
Dalam buku ini Romo Tom Jacobs mencoba menggunakan berbagai sumber yang ada dalam Kitab Suci, khususnya Perjanjian Baru, untuk memperkenalkan kembali Yesus dari Nazaret, yang hadir dan turut mewarnai panggung sejarah lebih dari 2000 tahun yang lalu, dan kehadiranNya beserta seluruh kata dan tindakanNya telah menjadi sumber perdebatan, pergumulan dan perbincangan, tak jarang sampai menimbulkan pertengkaran sengit, di antara umat manusia dari zaman ke zaman.
Penerbit: KANISIUS (ANGGOTA IKAPI)
Jl. Cempaka 9, Deresan.
Yogyakarta 55281.
Telp. (0274) 88783.
Fax. (0274) 63349.
Resensi lain tentang Siapa Yesus Kristus menurut Perjanjian Baru?