/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-style-parent:"";
font-size:10.0pt;
font-family:"Times New Roman";}
Buku yang ditulis oleh AA Gym
ini, memotivasi kita untuk kaya bukan karena kepentingan dunia semata. Mau tak
mau dan sesuatu yang tak bisa kita pungkiri bahwa kita telah memasuki dunia
yang serba materialistis. Apa-apa pakai duit. salah satu rukun Islam pun
mensyariatkan adanya materi yang cukup untuk menjalankannya, yaitu pergi haji.
Kita sama-sama tahu sekarang berapa biaya yang dibutuhkan untuk menunaikan
ibadah haji. Memang ada beberapa orang yang istimewa yaitu orang pilihan yang
tanpa adanya materi, ia dapat pergi haji. Namun sekali lagi, bila kita
mempunyai uang yang cukup, Insya Allah kita lebih mempunyai probabilitas yang
tinggi untuk menuju kesana.
Ketika hendak sedekah-memang
sedekah tak selamanya harus dengan uang- bila kita mempunyai uang yang cukup
akan sangat berarti bagi yang menerima sedekahnya. Atau untuk amal jariah,
banyak sekali sekarang yayasan-yayasan yang menyediakan kemudahan bagi kita
untuk waqaf dengan uang. Maaf, bukannya menyindir, tapi waqaf ini pun di
syaratkan lewat uang dengan nominal tertentu. Memang seperti yang kita ketahui
membangun masjid atau pesantren saat ini dibutuhkan biaya yang sangat besar.
Akan sangat indah bila kita mampu memberi sejumlah amal jariah dengan nominal
yang disyaratkan tersebut.
Contoh lain yang sangat saya
rasakan adalah saat saya ingin menyekolahkan anak saya di SDIT terkemuka karena
sekolah tersebut telah mendapat banyak pengakuan dari mulut ke mulut akan
lulusannya yang beraqhlak mulia. Tentu sebagai orang tua saya ingin anak saya
pun bersekolah di sekolah tersebut dengan cita-cita anak saya beraqhlak mulia
nantinya dapat menolong di kehidupan saya baik dunia maupun akhirat. Tapi,
karena saya bukanlah orang yang kaya dan tabungan saya tak mencukupi untuk
menyekolahkan anak-anak saya di SDIT tersebut, maka cukuplah puas untuk
meyekolahkan mereka di SD biasa. Hal ini pun menggugah saya agar saya berusaha
untuk mencari materi untuk kepentingan dunia akhirat agar anak-anak saya bisa
mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Kita juga tahu bahwa untuk mendapatkan
pendidikan yang baik dibutuhkan materi yang tidak sedikit.
Semoga dengan membaca buku ini,
kita termotivasi untuk menjadi seseorang yang kaya, bukan hanya kaya harta
tetapi juga kaya hati. Aamiin.