Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Bagaimana Cara Menggunakan Bantuan & Swakarya>Saya Tidak Ingin Menjadi kaya, Tetapi harus Kaya

Saya Tidak Ingin Menjadi kaya, Tetapi harus Kaya

oleh: rakhariziq     Pengarang : Abdullah Gymnastiar
ª
 
/* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-style-parent:""; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman";}

Buku yang ditulis oleh AA Gym ini, memotivasi kita untuk kaya bukan karena kepentingan dunia semata. Mau tak mau dan sesuatu yang tak bisa kita pungkiri bahwa kita telah memasuki dunia yang serba materialistis. Apa-apa pakai duit. salah satu rukun Islam pun mensyariatkan adanya materi yang cukup untuk menjalankannya, yaitu pergi haji. Kita sama-sama tahu sekarang berapa biaya yang dibutuhkan untuk menunaikan ibadah haji. Memang ada beberapa orang yang istimewa yaitu orang pilihan yang tanpa adanya materi, ia dapat pergi haji. Namun sekali lagi, bila kita mempunyai uang yang cukup, Insya Allah kita lebih mempunyai probabilitas yang tinggi untuk menuju kesana.

Ketika hendak sedekah-memang sedekah tak selamanya harus dengan uang- bila kita mempunyai uang yang cukup akan sangat berarti bagi yang menerima sedekahnya. Atau untuk amal jariah, banyak sekali sekarang yayasan-yayasan yang menyediakan kemudahan bagi kita untuk waqaf dengan uang. Maaf, bukannya menyindir, tapi waqaf ini pun di syaratkan lewat uang dengan nominal tertentu. Memang seperti yang kita ketahui membangun masjid atau pesantren saat ini dibutuhkan biaya yang sangat besar. Akan sangat indah bila kita mampu memberi sejumlah amal jariah dengan nominal yang disyaratkan tersebut.


Contoh lain yang sangat saya rasakan adalah saat saya ingin menyekolahkan anak saya di SDIT terkemuka karena sekolah tersebut telah mendapat banyak pengakuan dari mulut ke mulut akan lulusannya yang beraqhlak mulia. Tentu sebagai orang tua saya ingin anak saya pun bersekolah di sekolah tersebut dengan cita-cita anak saya beraqhlak mulia nantinya dapat menolong di kehidupan saya baik dunia maupun akhirat. Tapi, karena saya bukanlah orang yang kaya dan tabungan saya tak mencukupi untuk menyekolahkan anak-anak saya di SDIT tersebut, maka cukuplah puas untuk meyekolahkan mereka di SD biasa. Hal ini pun menggugah saya agar saya berusaha untuk mencari materi untuk kepentingan dunia akhirat agar anak-anak saya bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Kita juga tahu bahwa untuk mendapatkan pendidikan yang baik dibutuhkan materi yang tidak sedikit.


Semoga dengan membaca buku ini, kita termotivasi untuk menjadi seseorang yang kaya, bukan hanya kaya harta tetapi juga kaya hati. Aamiin.


Diterbitkan di: 15 April, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.