Belut mengandung
nilai gizi yang tinggi.Dalam tubuhnya terkandung protein sebanyak 14 gram,
lemak 27 gram,energi 303 kalori, kalsium 20 miligram dan banyak mengandung
vitamin A.Dengan komposisi nilai gizi tersebut belut merupakan makanan
hewaniyang sangat baik bagi kesehatan.
Namun
sayang,tidak semua orang menyukai belut.Mungkin ini disebabkan karena bentuknya
yang menyerupai ular.Selama ini belut sudah banyak dikonsumsi sebagai keripik
belut yang gurihdan bercita rasa
khas.Namun hal itu tetap tidak dapat mengubah kesan mirip ular, sebagian
anggota masyarakat enggan mengkonsumsinya,karena penampilannya yang demikian
tersebut.
Untuk mengubah
kesan seperti ular tadi adalah dengan mengolahnya menjadi abon. Dengan dibuat
abon, diharapkan konsumsi masyarakat terhadap belut dapat ditingkatkan,karena
mengingat belut mengandung kandungan gizi yang sangat tinggi.
Cara membuat abon belut
Bahan baku utama
Belut berukuran
besar dengan berat sekitar 2 kg
Bahan tambahan
1. kelapa ukuran sedang5butir
2. gula
pasir1,5 ons
3. bawang
merah1,5 ons
4. bawang
putih05ons
5. ketumbar20gr
6. lengkuas1potong
7. cabe
merah30gr
8. garam halus 40gr
9. daun
salamsecukupnya
10. minyak
goreng2
liter
Cara membuat
Matikan belut
dengan cara memukul kepalanya.
Siangi/kuliti
belut yang sudah mati tersebut
Cuci sampai
bersih, kemudian belut dimasukkan ke dalam panci utnuk direbus sampai matang.
Pisahkan
durinya,sementara dagingnya dihaluskan,lalu dimasukkan ke dalam bumbu yang
ditumis dan ditambahkan dengan santal kental.
Adonan belut yang
telah halus ,bumbu tumis,dan santan kelapa itu lalu digoreng sampai berwarna
cokelat tua.
Setelah itu
tiriskan sampai minyaknya keluar.
Jika masih ada
minyak yang tersisa, preslah abon belut tersebut,lalu dinginkan sambil terus
diaduk dengan garpu agar tidak menggumpal.
Berikutnya abon
belut yang lezat dan gurih dikemas untuk selanjutnya dikonsumsi atau dijual.