Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Bagaimana Cara Menggunakan Bantuan & Swakarya>Segenggam Mutiara Kehidupan: 'Kisah Tragedi & Elegi Anak Manusia'

Segenggam Mutiara Kehidupan: 'Kisah Tragedi & Elegi Anak Manusia'

oleh: artanta     Pengarang : Mei Katrin Posuka
ª
 
Anda ingin menjadi manusia yang berkembang menjadi lebih baik dari hari ke hari? Segenggam mutiara kehidupan dapat menjadi buku yang membantu untuk berproses menjadi lebih baik dari hari ke hari. Dengan 28 kisah luar biasa tentang kehidupan manusia yang diperkaya dengan refleksi dan doa, Anda akan dibimbing menemukan makna dalam banyak segi dalam kehidupan ini.
Orang-orang terdekat Anda bisa meninggalkan Anda kapan saja, siapkah Anda menerimanya? Dalam kisah “ketika Tuhan berkata “Tidak”” mengisahkan tentang kepergian sang ayah ke hadapan Tuhan sebagai kenyataan yang harus diterima dengan syukur dan ikhlas. Segala usaha telah dilakukan untuk kesembuhan ayahnya bahkan doa puasapun telah dilakukan dengan luar biasa tekunnya. Meminta kesembuhan itulah yang selalu dimohonkan kepada Tuhan. Segala usaha dan doa itu membuahkan kesembuhan bagi sang ayah. Tapi ternyata itu hanya sementara, hingga akhirnya Tuhan berkata “tidak” sebagai jawaban doanya. Dalam kesulitannya menerima kenyataan itu, sang tokoh dalam kisah ini tidak menyalahkan Tuhan bahkan dia memutuskan untuk belajar mempercayai Tuhan dan setiap keputusanNya.
Dalam kisah lain tentang aborsi.Digambarkan dengan gamblang kata hati seorang janin dalam rahim seorang ibu. Keinginannya untuk menjadi bagian kehidupan sang ibu,sirna begitu saja ketika sebuah alat mengoyak habis setiap bagian tubuhnya. Tuhan membentuk sebuah kehidupan dalam rahim seorang perempuan mulai dari segumpal darah, sayangnya kerapkali segumpal darah itu tidak dianggap sebagai bagian kehidupan. Dengan mudahnya seseorang memutuskan untuk menyingkirkannya. Dalam refleksi kisah ini seseorang yang memutuskan untuk menyingkirkan janin yang ada dalam rahimnya adalah seorang pembunuh yang memenjarakan dirinya dalam dosa dan penyesalan seumur hidup.
Kisah-kisah lain juga dikemas dengan sederhana dan menyentuh. Tentang prioritas seorang ibu, sikap seorang anak kepada orangtuanya, pengorbanan untuk orang dikasihi, mensyukuri pemberian Tuhan, menggali dan memakai potensi yang Tuhan berikan seoptimal mungkin, kejujuran, impian besar dan usaha yang luar bisa menjadikan seseorang memperoleh yang diimpikannya, dan banyak lagi kisah yang mengandung makna kehidupan yang mendalam.
Segenggam mutiara kehidupan membantu kita belajar dari kehidupan yang Tuhan berikan kepada kita dan memaknainya sesuai yang Tuhan inginkan.
Diterbitkan di: 13 Maret, 2010   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.