holocaust;fakta atau fiksi
Holocaust apakah sebuah fakta atau fiksi?
Holocaust dalam hal ini dipertanyakan sebagai suatu hal yang benar
terjadi atau hanya sebagai mitos belaka, karena sebagian dari ahli sejarah mempunyai pendapat bahwa holocaust tidak pernah terjadi alias fiktif. Golongan ini disebut dengan Revisonism, golongan ini menyangkal bahwa holocaust tidak pernah terjadi. Mereka beranggapan bahwa holocaust suatu hal yang dibesar-besarkan oleh pihak-pihak yang percaya bahwa holocaust adalah satu tragedi kemanusiaan yang begitu menakutkan. Para
revisionis mengeluarkan argumen bahwa peristiwa holocaust
telah terjadi satu pemalsuan dokumen-dokumen baik tempat terjadinya pemusnahan massal. Dalam hal ini mereka melakukan riset mencari bukti bahwa holocaust tidak pernah terjadi, temuan mereka
menjadi dasar untuk penyangkalan akan holocaust. Revisionis bertujuan untuk membetulakan sejarah yang telah terjadi agar tidak ada kesalahan bagi generasi yang akan datang untuk tahu setiap peristiwa yang terjadi pada masa holocaust di Eropa. Kegiatan yang dilakukan para revisionis menjadi hal yang diperdebatkan sekaligus menjadi hal yang terbuka untuk mengulik tentang holocaust bagi orang -orang yang pro pada holocaust.Di Eropa terutama negara-negara yang menjadi korban Nazi, melakukan sanksi terhadap orang-orang yang menyangkal bahwa holocaust adalah sebuah dongeng. Karena pada negara yang menjadi korban terdapat data-data yang menyebutkan bahwa telah terjadi satu pembantaian massal (genocide) terhadap satu ras bangsa yaitu ras Yahudi. Para pendukung holocaust mengklaim bahwa yang menjadi korban holocaust adalah sebanyak 6 (enam) juta orang Yahudi, tapi para revisionis mengatakan bahwa pada saat itu hanya ada 3 (tiga) juta orang yahudi menurut penelitian yang mereka lakukan. Revisionis menyatakan adanya konspirasi yang terjadi dalam holocaust, yaitu kaum Yahudi untuk mandapatkan satu wilyah untuk dijadikan satu negara Israel. Dalam pandangan mereka bangsa Yahudi memang terlibat dalam konspirasi tentang holocaust, teori ini berdasarkan akan pengaruh kuat bangsa Yahudi pada Eropa
dan Amerika utara. Sekarang penyangkalan holocaust telah bergeser ke dunia Arab yang dibawa oleh para revisionis, dan di negara-negara Arablah sekarang yang banyak mendukung peyangkalan tentang holocaust ini.
Resensi lain tentang holocaust;fakta atau fiksi