Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Kalimah ISIM

oleh: AL_Bersaudara    
ª
 
Kalimah isim adalah kata yang menunjukkan makna sesuatu yang tidak disertai dengan masa / waktu (telah, sedang atau akan). Kalimah isim jika dipadankan dengan bahasa Indonesia meliputi: 1. Kata benda 2. Kata sifat 3. Kata keterangan 4. Kata bilangan 5. Kata ganti 6. Kata tunjuk 7. Kata benda abstrak. Dan lain-lain.

Ciri-ciri kalimah isim.
Untuk mengetahui kalimah isim dalam bentuk tulisan, jika sudah menjadi susunan kata maka dapat diketahui dengan melihat tanda-tanda yang ada di bawah ini:
1. Diawali dengan ( ال ) alif-lam (alif-lam syamsiyah atau qomariyah), seperti: الحمدُ للهِ , lafad الحمدُ adalah kalimah isim tandanya alif-lam ( ال ).
2. Diakhiri dengan i'rob tanwin ( تَنْوِين ) , tanda baca baris dua ( ـً ـٍ ـٌ ), seperti :قل هو الله أحدٌ , lafad أحدٌ adalah kalimah isim tandanya tanwin dlomah ( تنوين ضمّة ). إنّ مع العسرِ يسرًا , lafad يسرًا tanwin fathah ( تنوين فتحة ). خلقَ الإنسانَ من علقٍ , lafad علقٍ tanwin kasroh ( تنوين كسرة ).
3. Diawali oleh salah satu huruf jar, yaitu;
( ِمنْ ، ِالَى ، عَنْ ، عَلَى ، فِى ، رُبَّ ، البَاء ، الكَاف ، اللام ،[حروف القسم ] الواو ، الباء ، التاء ). Seperti: مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ , lafad الْمَسْجِدِ adalah kalimah isim tandanya ada huruf .مِن Huruf "min" adalah salah satu huruf jar. Dan lain-lain.
4. Disandarkan kepada kata benda lainnya atau penyandaran (إضَافَة ), kebanyakan untuk menunjukkan pemilikan, seperti; رَسُوْل اللهِ (Utusan Allah). رَسُوْل + اللهِ = رَسُوْل اللهِ مُضَاف + مُضَاف اِلَيْه = اِضَافَة مُضَاف (isim yang disandarkan). مُضَاف اِلَيْه (isim yang disandari). اِضَافَة (penyandaran). Penyandaran ini hanya dibentuk dari dua isim.
PEMBAGIAN KALIMAH ISIM.

A. Isim Nakiroh ( إسم نَكِرَة ).
- Arti Isim Nakiroh berdasarkan makna, ialah : اَلنَّكِرَةُ :كُلُّ اِسْمٍ شَائِعٍ فِيْ جِنْسِهِ لاَ يُخْتَصُّ بِهِ وَاحِدٌ دُوْنَ آخَرَ .
Isim Nakiroh ialah setiap kalimah isim yang mencakup semua jenis ( jenisnya bersifat umum), satu pun tidak ada yang ditentukan olehnya juga oleh yang lain.
Definisi ini berdasarkan dari sisi makna. Suatu lafad yang menunjukkan makna sesuatu yang belum maklum dan jenisnya masih umum. Seperti :
جَاءَنِيْ رَجُلٌ : Telah datang kepadaku seorang laki-laki رَاَيْتُ حِمَارًا : Aku telah melihat seekor himar مَرَرْنَا بِاِنْسَانٍ : Kami lewat bertemu dengan manusia
Lafad رَجُلٌ (laki-laki), حِمَارًا (himar), اِنْسَانٍ (manusia) adalah kata umum yang tidak ditentukan jenisnya. Dilihat dari segi makna ketiga kata tersebut memiliki makna umum. Dan dilihat dari bentuk tulisannya tidak menggunakan alif-lam (ال).
- Arti isim nakiroh berdasarkan bentuk lafad (tulisanI) ialah : اَلنَّكِرَةُ :كُلُّ مَا صَلُحَ دُخُوْلُ اْلاَلِفِ وَاللاَّمِ عَلَيْهِ.
Isim Nakiroh ialah setiap kalimah isim yang layak masuknya alif-lam (ال) atasnya. Maksudnya ialah setiap kalimah isim yang belum dimasuki alif-lam (ال) adalah isim nakiroh, dan bentuk i'rob-nya dengan tanwin (tanda baca baris dua), karena jika tidak ada alif-lam (ال) harus diberi tanwin, maka lafad yang menggunakan tanwin itu adalah isim nakiroh.
Maka untuk mengetahui isim nakiroh dapat dilihat dari segi i'rob, yaitu ; tanwin dlomah ( -ٌ ) , tanwin fatah ( -ً ) atau tanwin kasroh ( -ٍ ) . seperti :
صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لا يَرْجِعُونَ (١) mereka tuli, bisu dan buta, Maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar), (al-Baqarah [2]:18). Lafad صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ adalah isim nakiroh.
لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ (٦) agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. (Yasiin [36]:6). Lafad قَوْمًا adalah isim nakiroh. الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (٤) yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan. (Quraisy [106]:4). Lafad جُوعٍ ، خَوْفٍ adalah isim nakiroh.
Setiap kalimah isim dengan menggunakan i'rob tanwin (baris dua) maka tidak boleh ada alif-lam ( ال)-nya, baik alif-lam syamsiyah atau alif-lam qomariyah. Begitu juga jika ada alif-lam-nya tidak boleh diberi tanwin. Namun ada kalimah isim yang tidak menerima tanwin, disebut isim ghoer munshorif ( اسم غير منصرف ), lihat pada bab-nya.
Diterbitkan di: 04 Oktober, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.