Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>Klasifikasi Perjanjian Internasional

Klasifikasi Perjanjian Internasional

oleh: Badstruli     Pengarang : Amin Suprihatini
ª
 
Klasifikasi Perjanjian Internasional

1) Klasifikasi Menurut Jumlah Pihak yang Mengadakan Perjanjian

a. Perjanjian bilateral, yaitu perjanjian yang dilakukan oleh dua Negara. Contohnya, perjanjian antara Republik Indonesia dan Republik Cina tentang dwikewarganegaraan tahun 1955. Biasanya perjanjian bilateral menetapkan ketentuan hukum yang berlaku khusu (kepentingan kedua Negara) sehingga lebih mendekati treaty contract. Yang dmaksud treaty contract adalah perjanjian yang dimaksudkan untuk melahirkan akibat-akibat hukum yang hanya mengikat pihak-pihak yang mengadakan perjanjian.

b. Perjanjian multilateral, artinya perjanjian yang dilakukan oleh lebih dari dua Negara atau banyak Negara. Contohnya , Konvensi Jamaika 1982 tentang Hukum Laut dan Konvensi Wina tahun 1961 tentang Hukum Diplomatik.

2) Klasifikasi Menurut Subjeknya

a. Perjanjian antarnegara yang dilakukan oleh banyak Negara yang merupakan subjek hukum internasional. Misalnya WTO , OKI dan GNB.

b. Perjanjian antara Negara dengan subjek hukum internasional lainnya, seperti antara organisasi internasional Takhta Suci Vatikan.

c. Perjanjian antarsubjek hukum internasional selain Negara. Misalnya , kerja sama ASEAN dan MEE.

3) Klasifikasi Menurut Proses Pembentukannya

a. Perjanjian bersifat penting yang dibuat melalui proses perundingan , penandatanganan, dan ratifikasi.

b. Perjanjian bersifat sederhana yang dibuat melalui dua tahap, yaitu perundingan dan penandatanganan

4) Klasifikasi Menurut Isinya

Adapun isi perjanjian internasional dapat mencakup bidang-bidang berikut ini.

a. Politik, seperti pakta petahanan dan pakta perdamaian.

b. Ekonomi, seperti bantuan ekonomi, keuangan, dan perdagangan.

c. Hukum, seperti status kewarganegaraan (Indonesia-Cina).

d. Batas wilayah, seperti laut territorial dan batas alam daratan.

e. Kesehatan, seperti masalah karantina dan penanggulangan wabah penyakit.

5) Klasifikasi Menurut Fungsinya

a. Perjanjian yang membentuk hukum ( law making treaties ).

b. Perjanjian yang bersifat khusus ( treaty contract ).

6) Klasifikasi Menurut Sifat Pelaksanaan Perjanjian

a. Perjanjian yang menentukan (dispositive treaties ).

b. Perjanjian yang dilaksanakan ( executory treaties ).
Diterbitkan di: 16 Juni, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
  1. Menjawab   Pertanyaan  :    mencari contoh perjanjian internasional law making treaty Lihat semua
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.