Cari
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Create a Shvoong account from scratch

Already a Member? Masuk!
×

Masuk

Sign in using your Facebook account

OR

Not a Member? Daftarkan diri!
×

Daftarkan diri

Use your Facebook account for quick registration

OR

Masuk

Sign in using your Facebook account

Halaman Utama Shvoong>Buku>Referensi>Terapi Pengobatan Kanker dengan Bawang Putih

Terapi Pengobatan Kanker dengan Bawang Putih

oleh: PegiatBuku     Pengarang : Bambang Sudewo
ª
 
Kita sudah mengenal bawang putih sejak lama, karena sering digunakan sebagai bumbu penyedap dan penguat rasa dalam berbagai jenis masakan. Dinamakan bawang putih, karena memang warnanya putih berumbi lapis majemuk. Secara tradisional, bawang putih juga digunakan sebagai tanaman herbal untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Bisa digunakan secara tunggal atau dikombinasikan dengan obat antikanker lain.

Bawang putih mengandung karbohidrat, minyak atsiri, saponin, flavonoida palitenol, vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalsium, potasium, besi, karoten, selenium, dan senyawa organik yang mempunyai atom sulfur. Kandungan utama bawang putih adalah allyl yang berkhasiat sebagai antikolesterol, antimikroba, antijamur, antidiabetes, antitumor, antihipertensi, dan antiinflamasi.

Berbagai penelitian telah menganalisis khasiat campuran bawang putih dalam mencegah dan mengobati kanker. Kandungan bawang putih yang paling dominan dalam memerangi kanker adalah komponen allyl sulfur. Zat tersebut dapat mencegah pembentukan dan pengaktifan nitrosamin di dalam tubuh, juga menghambat karsinogen, yaitu aflatoxin, azoxymethane, dan benzo (a) pyrene. Diallyl sulfide yang mengandung sulfur bawang putih menunjukkan aktivitas menghambat terhadap pertumbuhan beberapa sel kanker dan dapat juga mencegah mutasi gen, memperbaiki struktur DNA yang rusak, dan merangsang sel kanker untuk bunuh diri (apoptosis).

Khasiat lain dari bawang putih adalah sebagai antioksidan, meredakan bengkak, mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membunuh kuman helicobater pylori yang dapat memicu berbagai macam kanker perut. Untuk menetralisir rebusan bawang putih dapat dicampurkan sirih merah dan sirih hijau sehingga rasanya tidak pekat sekaligus dapat menambah daya gempur bawang putih dalam pengobatan.

Berikut ini salah satu resep terapi pengobatan kanker dengan bawang putih secara tunggal.

Siapkan tujuh siung bawang putih ukuran besar yang masih segar, kemudian kupas kulitnya. Cuci bawang putih hingga bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan 600 ml air sampai mendidih dan tersisa satu setengah gelas. Saring air rebusannya, diamkan hingga hangat, kemudian minum rebusan ini tiga kali sehari. Sekali minum sebanyak setengah gelas. Agar tidak pekat rasa bawangnya, bisa ditambahkan satu sendok the madu murni dan air perasan jeruk.

Untuk mendapatkan beberapa jenis hebal lainnya untuk pengobatan kanker, Anda bisa membaca buku Basmi Kanker dengan Herbal terbitan VisiMedia. Buku ini ditulis oleh Bambang Sadewo atau biasa dipanggil Mas Dewo yang mengulas seputar penyakit kanker dan sistem pengobatannya dengan herbal. Mulai dari bawang putih, cakar ayam, keladi tikus, mahkota dewa, sirih merah, sarang semut, hingga tapak dara.

Selain itu, diberikan pula berbagai suplemen alami untuk kekebalan tubuh bagi penderita kanker berikut jus buah dan sayuran yang mengandung antioksidan tinggi. Melalui buku ini, Anda bisa menerapkan pola pengobatan yang sehat dan pencegahannya, tidak hanya untuk penyakit kanker, tapi juga untuk berbagai jenis penyakit berat lainnya.
Diterbitkan di: 18 Mei, 2012   
Mohon dinilai : 1 2 3 4 5
Terjemahkan Kirim Link Cetak
X

.